STIH Caritas Papua Bahas RKUHP: Jadi Sumbangsih bagi Negara

Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Caritas Papua akan melakukan diskusi memdalam terkait 14 pasal krusial dalam RKUHP

TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari
Kanwil Kemenkumham Papua Barat menggelar dialog rancangan KUHP bersama dosen dan mahasiswa di STIH Caritas Papua, Selasa (27/9/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Caritas Papua akan melakukan diskusi memdalam terkait 14 pasal krusial dalam Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP), Rabu (28/9/2022).

Hal ini diungkapkan Ketua STIH Caritas Papua Dr Roberth K R Hammar, kepada TribunPapuaBarat.com.

Roberth mengatakan, diskusi ini dilakukan setelah mengikuti dialog terkait RKUHP yang digelar di STIH Caritas Papua, Selasa (27/9/2022) kemarin.

Baca juga: Kemenkumham Papua Barat Gandeng STIH Caritas Papua Bahas RKUHP

"Akan kita libatkan mahasiswa dan dosen di STIH Caritas Papua serta STIE Mah-Eisa Manokwari," ujar Roberth.

Rencananya, pembahasan pasal krusial ini akan dilakukan selama tiga hari di STIH Caritas Papua dan STIE Mah-Eisa.

Sehingga, lewat diskusi ini bisa menjadi masukan dan sumbangsih dari mahasiswa dan STIH Caritas Papua untuk negara.

"Kita tetap fokus ke hal tertentu seperti Living Law (hukum adat), perzinahan, mistik dan beberapa pasal lainnya," tuturnya.

Pastinya, pihaknya akan mendorong mahasiswa dan dosen agar bisa menambah bobot untuk menjadi masukan bagi pemerintah ke depannya.

"Semua ini akan didiskusikan oleh mahasiswa dan dosen di STIH Caritas Papua," pungkasnya.(*)

Berita terkait lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved