2 Anggota Polisi yang Jilat Kue HUT TNI Baru Sebulan Bertugas di Ditlantas Polda Papua Barat

Dua anggota Ditlantas Polda Papua Barat, yang viral dalam video saat menjilat kue ulang tahun TNI baru bertugas di jajaran Polda Papua Barat.

dok Humas Polda Papua Barat
Dua anggota Polantas Polda Papua Barat yang viral di video saat menjilat kue ulang tahun diamankan di Ruang Tahanan Polda Papua Barat, Rabu (5/10/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Dua anggota Ditlantas Polda Papua Barat, yang viral karena menjilat kue ulang tahun TNI baru bertugas di jajaran Kepolisian Polda Papua Barat selama satu bulan.

Hal ini diungkapkan Dirlantas Polda Papua Barat, Kombes Pol Raydian Kokrosono, Rabu (5/10/2022).

"Anggota kita yang berinsial Bripda DMB (jilat kue) dan Bripda YF (video) ini adalah anggota baru," ujar Raydian, kepada TribunPapuaBarat.com.

Baca juga: Kapolda Papua Barat Minta Maaf ke Pangdam soal Viral Video Polisi Jilat Kue HUT TNI

 

Ia mengaku, kedua orang itu merupakan anggota yang baru saja dilantik beberapa waktu lalu.

"Setalah masuk jadi anggota Polri, kita selama sebulan kembali mendidik mereka di Ditlantas Polda Papua Barat," jelasnya.

Sehingga, para anggota termasuk kedua orang ini bisa lebih mendalami tugasnya sebagai polantas.

"Jadi tidak serta-merta masuk dan bergabung menjadi anggota lantas begitu saja," tutur Raydian.

Sebab, harus dilakukan pelatihan terkait masyarakat, sinergitas dan bahkan terkait media sosial.

"Saya sudah arahkan semuanya tapi nggak tahu ini orang," ucapnya.

Kedua orang ini saat ditanyakan, mereka tidak punya masalah dengan rekan di TNI.

Baca juga: 2 Anggota Ditlantas Polda Papua Barat Diperiksa Buntut Kasus Viral Jilat Kue HUT TNI

Namun, tiba-tiba kedua orang itu justru membuat hal yang seperti ini.

"Padahal kita sudah sampaikan terkait sinergitas dengan TNI, kemungkinan ini adalah pribadi," imbuhnya.

Ia mengaku, kedua orang ini baru bertugas sekira satu bulan di jajaran Ditlantas Polda Papua Barat.

"Kita didik mereka sebulan dan baru bertugas satu bulan, tapi kok buat seperti ini," ungkapnya.

Ia menuturkan, lewat kejadian ini sebagai pimpinan pihaknya meminta maaf atas perilaku kedua anggotanya.

Pastinya, ia akan mengevaluasi seluruh jajaran agar tidak lagi terjadi hal yang serupa di kemudian hari.(*)

Berita terkait lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved