Polda Papua Barat Resmi Pecat 2 Oknum Polisi yang Jilat Kue HUT TNI

Dua oknum Polantas Polda Papua Barat, yang mengejek dan menjilat kue ulang tahun TNI, akhirnya dipecat tidak hormat.

Penulis: Safwan Ashari | Editor: Roifah Dzatu Azmah
dok Humas Polda Papua Barat
Dua anggota Polantas Polda Papua Barat yang viral di video saat menjilat kue ulang tahun diamankan di Ruang Tahanan Polda Papua Barat, Rabu (5/10/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Dua oknum Polantas Polda Papua Barat, yang mengejek dan menjilat kue ulang tahun TNI, akhirnya diputuskan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) di Kabupaten Manokwari.

Keputusan PTDH tersebut berdasarkan hasil sidang etik yang digelar di Polda Papua Barat, sekira pukul 09.00 WIT, hinga 11.30 WIT, Jumat (7/10/2022).

Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi, di Mapolda Papua Barat.

Baca juga: Nasib Polantas Papua Barat yang Ejek dan Jilat Kue HUT TNI, Terancam Dipecat dari Polri

"Dua terperiksa yakni Bripda DB dan Bribda YFP dinilai telah membuat konten yang mencederai institusi TNI," ujar Adam.

Adam mengatakan, aksi menjilat kue itu terjadi, pada Rabu (5/10/2022) pagi dan langsung ditahan oleh Propam Polda Papua Barat.

"Kedua orang itu langsung diperiksa dan melengkapi berkas untuk kesiapan sidang kode etik," tuturnya.

"Hari ini Polda Papua Barat telah melakukan sidang kode etik profesi yang dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Papua."

Walhasil, kedua orang itu telah diputuskan bahwa aksi itu masuk dalam perbuatan tercela.

Selanjutnya, kedua orang ini ditempatkan ditempat khusus sejak 5 hingga 7 Oktober 2022.

Dua anggota Polantas Polda Papua Barat yang viral di video saat menjilat kue ulang tahun diamankan di Ruang Tahanan Polda Papua Barat, Rabu (5/10/2022).
Dua anggota Polantas Polda Papua Barat yang viral di video saat menjilat kue ulang tahun diamankan di Ruang Tahanan Polda Papua Barat, Rabu (5/10/2022). (dok Humas Polda Papua Barat)

"Kedua orang ini kemudian telah diberhentikan tidak dengan hormat sebagai anggota polri," tegasnya.

Hanya saja, yang bersangkutan telah mengajukan banding dan kini pihaknya masih menunggu hasil dari langkah kedua oknum tersebut.

(TribunPapuaBarat.com/ Safwan Ashari)

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved