Berita Kota Sorong
BDI Makassar Gelar Diklat Olahan Berbasis Rumput Laut, Rico Sia; Berharap Peserta Jadi Pengusaha
BDI Makassar Gelar Diklat Olahan Berbasis Rumput Laut, Rico Sia; Berharap Peserta Jadi Pengusaha ,manfaatkan sumber daya alam yang melimpah
Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/UMKM.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Balai Diklat Industri Makassar gelar diklat 3 1N1 pembuatan aneka olahan berbasis rumput laut angkatan IV di Kabupaten Sorong, Selasa (11/10/2022).
Diklat yang menyasar 30 peserta asli Kabupaten Sorong itu dihadiri oleh Anggota Komisi VII DPR RI Rico Sia.
Dalam sambutan Penjabat Bupati Sorong yang dibacakan oleh Asisten I Kepas Kalasuat mengatakan, program olahan rumput laut belum optimal karena bahan baku lebih banyak diekspor.
Baca juga: Cara Bentara Papua Bangkitkan Wirausaha Lokal: Kami Beri Mata Kail, Bukan Ikan
Baca juga: Agenda Olvah Alhamid Kunjungi Pasar Sanggeng hingga Motivasi Anak Muda Papua untuk Berwirausaha
Karena itu, peserta Diklat diharapkan bisa mengikuti pelatihan secara serius, agar bisa diaplikasikan di tengah masyarakat.
"Ini kesempatan emas buat adik-adik mereka, manfaatkan ini dengan baik agar ke depan bisa jadi pengusaha rumput laut di Papua," katanya.
Dikatakan, Papua memiliki potensi alam yang sangat luar biasa. Satu diantaranya hasil laut yang cukup menjanjikan.
Untuk itu, ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya yang ada agar bisa membuka usaha di Tanah Papua.
Supaya generasi Papua bisa bersaing di kanca nasional.
"Kita punya alam ini luas, sumber daya biota laut khususnya rumput laut banyak. Silahkan kalian kelola baik, setelah dapat pengalaman dari sini," ujarnya.
Di tempat yang sama, Anggota Komisi VII DPR RI Rico Sia mengharapkan peserta bisa belajar baik, agar kedepan bisa jadi pengusaha lokal sukses.
Sebagai wakil rakyat, ia berjanji akan mendorong pemerintah untuk memberikan modal awal buka usaha bagi peserta.
"Saya akan dorong ke pemerintah soal biaya modal awal. Tapi jika tidak bisa saya pakai uang pribadi sebagai modal awal buat adik-adik semua," katanya. (*)