Kabar Kylian Mbappe Out dari PSG pada Januari dan Sindiran Taktik yang Dihapus
Kylian Mbappe dikabarkan bakal out atau hengkang dari PSG pada Januari mendatang karena dirinya tidak bahagia bersama klub.
Penulis: redaksi | Editor: Haryanto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/psg-vs-monaco.jpg)
Ada tagar #icicestparis yang adalah satu di antara slogan PSG dan tagar #pivotgang.
Menurut pemberitaan sejumlah media Perancis, termasuk RMC Sport, tagar #pivotgang itu kemungkinan adalah sindiran untuk taktik pelatih PSG, Christophe Galtier.
Hal itu dikaitkan dengan pernyataan Kylian Mbappe sebelumnya.
Pada 22 September 2022, dalam wawancara setelah laga timnas Prancis kontra Austria (2-0) di UEFA Nations League, Kylian Mbappe mengaku lebih bebas bermain bersama timnas daripada saat bersama PSG.
“Pelatih tahu ada pemain nomor 9 seperti Olivier Giroud yang membuat sibuk pertahanan lawan. Saya bisa berkeliling, menuju ruang kosong, meminta bola,” kata Kylian Mbappe.
Mengacu kepada pernyataan itu, Mbappe tampak lebih nyaman bermain dengan pemain nomor 9 tulen semodel Olivier Giroud atau Karim Benzema.
Kala membela PSG besutan Christophe Galtier, Kylian Mbappe mesti berperan sebagai pivot alias tumpuan utama di lini depan.
Selama meracik PSG, Galtier nyaris selalu mengandalkan taktik 3-4-1-2 dan Kylian Mbappe berfungsi sebagai ujung tombak.
Biasanya, Mbappe ditemani Neymar Jr di lini depan dan disokong Lionel Messi sebagai penyerang lubang.
Sebenarnya, wajar Kylian Mbappe kesal setelah hasil imbang melawan Reims.
Ia tak mendapatkan sokongan maksimal tanpa Neymar dan Lionel Messi di susunan pemain utama PSG.
Messi absen karena cedera betis, Neymar diberikan waktu istirahat dan baru dimasukkan pada babak kedua.
“Kylian Mbappe seperti anak yatim piatu tanpa Leo (Messi) dan Ney (Neymar),” ujar Christophe Galtier setelah duel PSG kontra Reims dikutip dari L’Equipe.
Baca juga: Hasil Reims vs PSG: Ramos Kartu Merah Skor Imbang, PSG Masih Kokoh di Puncak Klasemen Liga Prancis
Menurutnya, permainan Paris Saint-Germain lebih menarik pada babak kedua setelah memainkan Neymar.
Hanya, pemainan menarik itu tak cukup untuk PSG bisa menjebol gawang lawan, apalagi hanya berkekuatan 10 pemain sejak Sergio Ramos dikartu merah pada menit ke-41.
Ini bukan kali pertama Kylian Mbappe membuat gempar ruang ganti PSG. Sebelumnya, video kegusarannya pada Achraf Hakimi bertebaran di media sosial.
Mbappe juga banyak dibahas seiring insiden berebut penalti dengan Neymar dan laga PSG versus Montepellier, 14 Agustus 2022.
(*)
Artikel ini sebagian telah tayang di Kompas.com dengan judul Kylian Mbappe Kembali Guncang Ruang Ganti PSG