Berita Manokwari
RSUD Manokwari Targetkan Bintang Lima pada 2023, Para Dokter Spesialis Dikirim untuk Studi Banding
Alwan Rimosan menyebut komitmen Pemkab Manokwari mewujudkan BLUD RSUD Manokwari terakreditasi paripurna tampak dari mendanai sekolah dokter spesialis
Penulis: Kresensia Kurniawati Mala Pasa | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/RSUD-Manokwari-tengah-dicanangkan-sebagai-Rumah-Sakit-Wisata-Manokwari-atau-disingkat-Rusa-Tamaki.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Manokwari sedang gencar berbenah diri menuju akreditasi 2023.
Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari, dr. Alwan Rimosan, Sp.B. Finacs mengungkapkan, target predikat di akhir penilaian adalah paripurna bintang lima.
Dia mengatakan, saat ini rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari itu, masih bertipe C dengan status akreditasi utama bintang empat.
Karena itu baik Pemkab Manokwari maupun jajaran RSUD Manokwari optimistis untuk naik kelas ke tipe B pada akreditasi 2023.
"Karena kita BLUD, sesuaikan dengan visi bupati untuk menjadikan Manokwari sebagai pusat peradaban. Maka, kita harus sukses akreditasi 2023 sampai bintang lima," ujar Alwan Rimosan di sesi Podcast TribunPapuaBarat.com, Selasa (18/10/2022).
Baca juga: Kisah Alwan Rimosan, Jadi Dirut RSUD Manokwari Tempat Ia Dilahirkan, Inisiator Rumah Sakit Wisata
Untuk mewujudkannya, kata dr. Alwan Rimosan, peningkatan mutu rumah sakit menjadi formula utamanya.
Berbagi upaya dan inovasi terus dilakukan internal RSUD Manokwari mulai dari membentuk komite peningkatan mutu, komite keselamatan rumah sakit, hingga komite farmasi dan obat.
Mereka melengkapi sarana dan prasarana rumah sakit di lahan seluas 9.823 meter persegi dengan 164 tempat tidur.
Ruang ICU yang sebelumnya dipakai sebagai ruang operasi juga difungsikan kembali untuk merawat pasien yang butuh penanganan intensif.
Pasca RSUD Manokwari memiliki gedung bedah sentral, kini tersedia empat kamar operasi besar. Ada juga dua kamar operasi kecil untuk penyakit mata dan telinga hidung tenggorokan (THT).
dr. Alwan Rimosan menyebut komitmen Pemkab Manokwari untuk mewujudkan BLUD RSUD Manokwari terakreditasi paripurna dilihat dari upaya mendanai sekolah spesialis para dokter.
Sepanjang 2022, kata Dirut RSUD Manokwari, ada tambahan empat dokter spesialis, yaitu dokter mata, jantung, THT dan dokter gigi dengan spesialisasi pada penyakit mulut dan kuku.
Baca juga: RSUD Manokwari Lakukan Berbagai Gebrakan Untuk Ubah Citra Rumah Sakit
Begitupun dokter spesialis radiologi dan spesialis patologi anatomi telah menyelesaikan studinya pada 2022.
Lalu dokter spesialis paru-paru, jiwa dan seorang spesialis THT akan wisuda pada 2023.
Maka, total dokter spesialis yang melayani di RSUD Manokwari saat ini ada 14 orang. Ditambah dokter umum 10 orang.