Pakai Gaji Sendiri, Aipda Choiruddin Mengajar Ngaji Anak-anak Muslim di Sorong Papua Barat

Bermodalkan gaji sendiri, Aipda Choiruddin membeli buku Iqro. Ia mengajar ngaji tiap Selasa dan Jumat sejak 2019 di Kelurahan Klabulu, Kota Sorong

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Tarsisius M
TRIBUNPAPUABARAT.COM/HUMAS POLRES SORONG KOTA
BELAJAR NGAJI: Bhabinkamtibmas di Kelurahan Klabulu, Polres Sorong Kota, Aipda Choiruddin, sedang mengajar ngaji bagi anak-anak muslim Papua dari suku Kokoda. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Bhabinkamtibmas Kelurahan Klabulu, Polres Sorong Kota, Aipda Choiruddin, menjadi guru ngaji bagi anak-anak muslim Papua dari suku Kokoda.

Mengenakan baju kepolisian, Babinkamtibnas ini duduk bersila membentuk lingkaran sambil mengajar ngaji untuk anak-anak. 

Bermodalkan gaji sendiri, Aipda Choiruddin membeli buku Iqro. Ia mengajar ngaji tiap Selasa dan Jumat sejak 2019.

Ada 20 anak-anak yang ikut belajar ngaji pada Aipda Choiruddin. Mereka belajar ngaji setelah pulang sekolah.

"Saya melihat anak-anak kecil muslim Papua dari suku Kokoda yang tinggal di Jalan Tanjung Seget, Kelurahan Klabulu, hanya memanfaatkan sore hari untuk bermain tanpa ada kegiatan positif," kata Choirudin kepada TribunPapuaBarat.com Selasa (1/11/2022).

Hal itulah ucapnya, menjadi keprihatinan Aipda Choiruddin yang sudah menjadi Bhabinkamtibmas selama 6 tahun di daerah tersebut.

Baca juga: Buka Rumah Baca ke-37 di Manokwari, Lamek Dowansiba: Selagi Ada Kesempatan, Mari Belajar

Ruangan untuk mengaji masih meminjam rumah ketua RT sekaligus tokoh muslim Kokoda Ibrahim Tanebe.

Rumah itu terletak di lorong samping Balai Diklat Jalan Pendidikan Kelurahan Klabulu, Kota Sorong, Papua Barat.

"Kami ucapan terima kasih kepada Kapolres Sorong Kota AKBP Johannes Kindangen, Waka Polres Kompol Jems Oktovianus Tegai dan Kapolsek Sorong Timur Kompol Jandry Sairlelaa yang selalu mendukung program kami mengabdi kepada masyarakat " ujar Aipda Choiruddin.

Ketua RT Ibrahim Tanebe mengatakan, anak-anak itu berasal dari suku Kokoda yang sebagian besar memeluk agama Islam dengan karakteristik masyarakat yang memerlukan pendekatan sosial secara dinamis.

"Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Pak Choi yang bersedia mengajarkan anak-anak kami mengaji sehingga waktu sore mereka bermanfaat." ujar ketua RT Ibrahim Tanebe.


 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved