63 Persen Masyarakat Puas Terhadap Kinerja Jokowi - Ma'ruf Amin
63 Persen Masyarakat Puas Terhadap Kinerja Jokowi - Ma'ruf Amin Namun untuk sektor Ekonomi, masyarakat menilai pemerintah kurang baik menanganinya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Presiden.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Lembaga Survei Indekstat melakukan survei kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada 10 - 19 Oktober 2022 lalu.
Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error ± 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Dari survei tersebut, kepuasaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah pusat menunjukkan angka 63 persen.
Baca juga: Profil Presiden Joko Widodo yang Hari Ini Ulang Tahun ke-61, Dapat Julukan Jokowi dari Pria Prancis
Baca juga: Presiden Jokowi Sentil Gaya Hidup Mewah Anggota Polri: Jangan Gagah-gagahan
"Sedangkan 29,7 persen mengaku tidak puas terhadap kinerja presiden Jokowi dan sebanyak 2,5 persen tidak tahu atau tidak jawab.” kata Deputi Direktur Eksekutif Indekstat Rikola Fedri Minggu (6/11/2022) dalam Rilis Survei Nasional Opini Publik di sebuah hotel, kawasan Jakarta Pusat.
Tingkat kepuasan terhadap kinerja Joko Widodo tertinggi di Provinsi Jawa Tengah sebesar 82,9 persen.
Sedangkan di Sumatera (58,3 persen), Kalimantan (62,9 persen), DKI Banten (58 persen) dan Jawa Barat (60 persen) terbilang rendah.
Masyarakat menilai sektor infrasturktur dan beberapa pelayanan publik seperti pendidikan dan kesehatan sudah cukup baik.
Namun untuk sektor Ekonomi, masyarakat menilai pemerintah pemerintah kurang baik menangani masalah tersebut.
"Sektor Ekonomi masih menjadi isu prioritas untuk segera ditangani dengan segera karena masyarakat menilai isu ini masih belum tertangani dengan baik," ujarnya.
Tak hanya itu, perhatian masyarakat terhadap buruknya kinerja pemerintah dalam menangani sektor ekonomi seperti kenaikan harga bahan pokok (sembako), Bahan Bakar Minyak (BBM), Gas LPG dan kesulitan lapangan pekerjaan.
"Oleh karena itu, sektor ekonomi harus menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Pusat agar stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat kembali membaik,” pungkasnya.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Survei Indekstat: Kepuasan Masyarakat Terhadap Kinerja Jokowi 63 Persen, Paling Tinggi di Jateng