Provinsi Papua Barat Daya

Yanto Amus Ijie: Papua Barat Daya Bukan Milik Kelompok Tertentu, Politisi Jangan Bikin Opini Liar

Menurut Yanto Amus Ijie, daerah otonomi baru hasil pemekaran Papua Barat itu adalah milik semua orang baik suku Papua maupun non Papua.

TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
PROVINSI PBD: Juru bicara Tim Deklator Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya (PBD), Yanto Amus Ijie, menepis isu bahwa kehadiran provinsi ke-38 di Indonesia itu hanya untuk kelompok tertentu, Kamis (1/12/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Juru bicara Tim Deklator Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya (PBD), Yanto Amus Ijie, menepis isu bahwa kehadiran provinsi ke-38 di Indonesia itu hanya untuk kelompok tertentu.

Menurut Yanto Amus Ijie, daerah otonomi baru hasil pemekaran Papua Barat itu adalah milik semua orang baik suku Papua maupun non Papua.

"Kami mau sampaikan kepada warga di enam daerah bawaan PBD ini, kehadiran provinsi ini untuk kita semua tidak ada untuk kelompok tertentu," katanya kepada TribunPapuaBarat.com, Kamis (1/12/2022).

Karena itu, ucapnya, baik masyarakat maupun elite-elite politik untuk tidak gelisah karena kehadiran Papua Barat Daya.

Di dalam tim deklarator dan tim presidium pemekaraan PBD, ucapnya, juga ada tim Nusantara. Itu menunjukkan Papua Barat Daya hadir untuk semua.

Baca juga: Wisata Papua Barat Daya: Ada Danau Uter di Maybrat yang Punya Air Sejernih Kristal

"Tidak benar jika ada yang mengatakan bahwa provinsi ini hadir untuk kelompok tertentu," kata Yanto Amus Ijie.

Ia menyarankan kepada politisi dan tokoh-tokoh di Papua Barat Daya untuk tidak membangun opini-opini liar yang justru membuat keresahan.

Menurutnya, aktor utama pemekaran provinsi PBD adalah Dortheis Deki Asmuruf (almarhum).

Ia adalah konseptor dan penggagas hadirnya provinsi PBD dibantu oleh dua keluarga yakni Andi Asmuruf dan Yosafat Kambu.

"Ya kalau ini dibilang perjuangan keluarga ya sah-sah saja. Tapi kami tidak berpikir seperti elite-elite yang sedang ketakutan. Kami pikir bagaimana membangun PBD ini bagi semua orang," ujar Yanto Amus Ijie.

Baca juga: Anthonius Ayorbaba Diusulkan Jadi Pj Gubernur Papua Barat Daya, Ini Respons Keluarga Alumni Uncen

"Bagi saudara-saudara dari luar Papua jangan khawatir PBD ini milik kita semua. Perjuangan ini bersama dan hasilnya dinikmati bersama," kata Yanto Amus Ijie.

Ia mengandaikan tidak mungkin 5.000 orang Maybrat mau kerja sendiri di kantor Gubernur PBD.

Tidak mungkin juga dalam pendataan 5.000 orang pegawai Maybrat bekerja di kantor Gubernur PBD.

"Kan tidak mungkin satu suku saja yang jadi pegawai di kantor Gubernur. Pasti akan terbagi dengan baik," katanya. 


TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK


PROVINSI PBD: Juru bicara Tim Deklator Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya (PBD) Yanto Amus Ijie menepis isu bahwa kehadiran provinsi ke-38 itu hanya untuk kelompok tertentu Kamis (1/12/2022).

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved