Bulog Manokwari Pastikan Stok Beras Aman di Papua Barat untuk Libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023
stok beras tersebar di beberapa wilayah seperti Kabupaten Manokwari tersedia 2.100 ton, Sorong 1.820, Fakfak 1.200 dan Teminabuan (Sorong Selatan)
Penulis: redaksi | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Kepala-Bulog-Manokwari-Firman-Mando.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Perum Badan urusan logistik (Bulog) Cabang Manokwari memastikan stok beras aman untuk Papua Barat selama libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Bahkan, Kepala Bulog Manokwari, Firman Mando, mengatakan stok beras tersebut cukup untuk tiga bulan ke depan.
Hingga Jumat (9/12/2022), ucapnya, stok beras untuk wilayah Papua Barat mencapai 5.540 ton.
Persediaan beras tersebar di beberapa wilayah antara lain di Kabupaten Manokwari tersedia 2.100 ton, Sorong 1.820, Fakfak 1.200 dan Teminabuan (Sorong Selatan) 420 ton.
Ada juga persedian 418 ton beras premium di Bulog.
Selain itu, ada gula pasir 115 ton, minyak goreng 69 ribu liter, dan tepung terigu 48 ton. Menurutnya, akan masuk lagi 48 ribu liter minyak goreng.
Baca juga: Bank BNI Manokwari Berbagi Kasih ke Warga Papua Barat Jelang Natal dan Tahun Baru 2022
"Stok ini akan didistribusikan ke setiap daerah sesuai dengan harga yang ditentukan," katanya.
Bulog memastikan harga eceran tertinggi (HET) untuk setiap komoditi stabil meskipun didistribusikan ke sejumlah daerah.
Minyak goreng dijual Rp 14 ribu per liter, gula pasir Rp 14 ribu per kilogram, tepung Rp 14 ribu per kilogram, dan beras premium Rp 11 ribu per kilogram`
Baca juga: Tak Perlu Impor Beras, Jawa Timur dan Jawa Barat Siap Pasok Beras ke Bulog
Menurut Firman Mando, tak ada pengaruh biaya distribusi terhadap harga komoditi, meskipun pengiriman ke wilayah yang jauh dari perkotaan.
Ia mengatakan negara telah mempersiapkan distribusi bahan pangan untuk menjaga ketersediaan makanan masyarakat.
"Berapa banyak pun yang akan didistribusikan ke daerah akan disesuaikan dengan harga yang ditentukan," kata Firman Mando.(*)