Penerimaan Pajak KPP Pratama Manokwari 2022 Lebihi Target, Ini Sektor Penyumbang Terbesar
Penerimaan pajak Tahun 2022 oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manokwari melebihi target.
Penulis: R Julaini | Editor: Haryanto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Kepala-KPP-Pratama-Manokwari-Anung-Singgih-Subagyo-Selasa-2412023.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Penerimaan pajak Tahun 2022 oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manokwari melebihi target.
Capaian prosentase KPP Pratama Manokwari Tahun 2022 mencapai 124,17 persen dari target.
Nilai pajak yang didapatkan sebesar Rp 1,475 Triliun.
Baca juga: KPP Manokwari Ajak Masyarakat Mulai Validasi NIK Jadi NPWP: Tak Semua Jadi Wajib Pajak
Jumlah itu meningkat 5 persen dibandingkan target penerimaan di Tahun 2021. Tumbuh positif.
Kepala KPP Pratama Manokwari, Anung Singgih Subagyo mengungkapkan, sektor administrasi perkantoran menjadi penyumbang tersebar.
"Atas kontribusi seluruh wajib pajak, dan sinergi pemangku kebijakan di Provinsi Papua Barat, dan kabupaten di dalamnya, capaian penerimaan melebihi target 100 persen,” kata Anung Singgih Subagyo kepada TribunPapuaBarat.com, pada Selasa (24/1/2023).
Baca juga: Target Penerimaan KPP Pratama Manokwari Rp1,52 Triliun, Siapkan Tiga Langkah Dukungan
Kontribusi lainnya, diikuti sektor konstruksi, pertambangan dan penggalian, perdagangan besar dan industri pengolahan.
Ia menjelaskan, jenis penerimaan pajak KPP Pratama Manokwari bersumber dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Konsumsi, Pajak Penghasilan (PPh) 21, PPh Final (konstruksi), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan juga PPh Pasal 25/29 Orang Pribadi dan Badan.
“Tantangan terbesar dalam memenuhi target realisasi penerimaan pajak Tahun 2022 ialah belum sepenuhnya kembali membaik kondisi perekonomian pasca pandemi,” katanya.
(*)