Kamis, 21 Mei 2026

Berita Papua Barat

Persagi Harap Media Aktif Kampanyekan Konsumsi Protein Hewani 

Persagi Harap Media Aktif Kampanyekan Konsumsi Protein Hewani  untuk menurunkan angka stunting di Papua Barat. Ikan kembung makanan mengandung omega 3

Tayang:
zoom-inlihat foto Persagi Harap Media Aktif Kampanyekan Konsumsi Protein Hewani 
Tribunpapuabarat.com//Kresensia Kurniawati Mala Pasa
AHLI GIZI - Ketua Persagi Papua Barat, Andry Parinussa meminta media aktif mengkampanyekan konsumsi protein hewani 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Berdasarkan data 2022, Papua Barat berada di urutan keenam nasional sebagai provinsi dengan angka stunting tertinggi yakni 30 persen.

Terkait hal itu, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Papua Barat meminta media untuk aktif mengkampanyekan komsumsi protein hewani.

Dengan tujuan menurunkan angka stunting di Papua Barat.

Baca juga: PERSAGI Papua Barat Dorong Gerakan Satu Distrik Satu Ahli Gizi untuk Tekan Angka Stunting

Baca juga: Angka Stunting Papua Barat Terbanyak ke-6 Nasional, Ini Perincian Tiap Kabupaten/Kota Versi BKKBN

"Penanganan stunting ini memang harus melibatkan lintas pihak dan lintas program. Media selain punya fungsi kontrol, tapi utamanya yah memang Kkomunikasi, informasi dan edukasi," kata Ketua Persagi Papua Barat Andry Parinussa kepada TribunPapuaBarat.com di Manokwari, Minggu (29/1/2023).

Andry menjelaskan, stunting atau tengkes merupakan gagal tumbuh kembang karena kurang gizi pada anak.

Untuk mencegah anak dari stunting, dengan cara banyak konsumsi protein baik hewani maupun nabati.

Protein hewani dapat diperoleh dari ikan, daging (ayam, sapi, dan lainnya), telur, dan susu.

"Protein nabati dengan mudah didapat dari sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Di Papua Barat ini kan banyak," tutur Andry Parinussa.

Andry menyarankan, masyarakat mengonsumsi ikan kembung untuk memenuhi kebutuhan protein dalam tubuh.

"Kandungan gizi ikan kembung lebih tinggi dibanding ikan salmon," ungkapnya.

Mengutip dari laman resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), ikan kembung mengandung 2,6 gram omega-3, sedangkan salmon hanya 1,4 gram.

Kandungan omega-3 pada ikan kembung bermanfaat untuk memperbaiki kadar lemak dalam tubuh.

Serta memberikan nutrisi pada otak dan menghindari manusia dari penyakit jantung koroner.

"Ikan kembung banyak dijual di pasar ikan dengan harga yang murah. Lebih baik makan ikan kembung saja," ujarnya.

Menurutnya,  ibu hamil hingga ibu yang sedang menyusui wajib mengonsumsi makanan yang mengandung protein.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved