30 Anak Sembuh dari Stunting di Sowi, Kepala Puskesmas Apresiasi Ketua Tim PKK Manokwari
Ia mengatakan proyek penanganan stunting yang berjalan selama tiga bulan itu berhasil menurunkan perlahan angka stunting di Kelurahan Sowi.
Penulis: R Julaini | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sebanyak 30 anak penderita stunting dipastikan sembuh di Kelurahan Sowi, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Menurut Kepala Puskesmas Sowi, Gerda Boseren, mengatakan ke-30 anak itu masih menjalani pemeriksaan rutin.
Itu untuk memastikan bahwa mereka sudah lebih baik dari kondisi sebelumnya.
"Tersisa cuma satu orang. Itu pun karena ada penyakit lain yakni paru," kata Gerda Boseren, Jumat (17/3/2023).
Anak itu, ucapnya, masih dalam perawatan dan pengobatan oleh tim penanganan stunting.
Baca juga: Pemkab Pegunungan Arfak Bentuk Tim Cegah Stunting, Sekda: Kita Fokus Pendataan
Ia mengatakan proyek penanganan stunting yang berjalan selama tiga bulan itu berhasil menurunkan perlahan angka stunting di Kelurahan Sowi.
Pada bulan pertama berjalan, ucapnya, tersisa sepuluh anak dengan kondisi stunting.
Progres penurunan stunting dalam proyek itu disebutnya dimulai dengan koordinasi bersama kader Posyandu di Kelurahan Sowi.
Ia mengatakan, anak-anak balita dengan kondisi stunting awalnya didata. Selanjutnya, dikoordinasikan dengan kader setempat dengan mengadakan pengukuran anak dengan kondisi stunting.
"Kemudian kita siapkan alat masak termasuk kotak makan. Itu disiapkan oleh Ibu Ketua Tim PKK (Febelina Indou) langsung," ujar Gerda Boresen.
Baca juga: Bupati Maybrat Terima Penghargaan Penurunan Stunting Terbaik Papua Barat dan Papua Barat Daya 2022
Kata Gerda Boseren, kader Posyandu di Kelurahan Sowi bergerak cepat untuk mengelola bahan makanan.
Menu untuk anak dengan kondisi stunting disebutnya telah diatur ahli gizi yang disiapkan dari Puskesmas Sowi.
"Penanganan diawasi petugas kami dari Puskesmas Sowi," kata Gerda Boseren.
Tidak hanya susu, anak penderita stunting dipastikan diberikan makanan dengan nutrisi yang cukup.
Baca juga: Angka Stunting Tembus 713 Kasus, Pemkot Sorong Target 2024 Tuntas Lewat Program
Pilot proyek penanganan stunting diapresiasi Gerda Boseren sebab Ketua Tim PKK Manokwari, Febelina Indou banyak memberikan bantuan dari bahan makanan dan susu.
"Dalam tiga bulan proyek berjalan, pengukuran terus dilakukan hingga kini bisa dikatakan berhasil," katanya.
"Hanya satu anak itu yang masih diawasi sama dokter," kata Gerda Boseren.
Antisipasi Kerawanan di Sorong, Polda Papua Barat Kirim 100 Brimob |
![]() |
---|
Ramalan Cuaca Besok Jumat 29 Agustus di Papua Barat: Manokwari Awas Hujan |
![]() |
---|
Sri Voni Notanubun Resmi Jadi Ketua GOW Fakfak |
![]() |
---|
Sejumlah Warga Sempat Memalang Jalan di Depan Polsek Bintuni |
![]() |
---|
Hadiri Rapat Paripurna DPRK, Hermus Indou Janji Benahi Tata Kelola Keuangan Pemda Manokwari |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.