Pemkab Pegunungan Arfak Bentuk Tim Cegah Stunting, Sekda: Kita Fokus Pendataan
Ever Dowansiba menyebut 10 distrik di Kabupaten Pegunungan Arfak yang akan didata oleh tim pencegahan stunting.
Penulis: R Julaini | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak berupaya menurunkan angka stunting yang tinggi di daerah itu dengan mengambil sejumlah upaya.
Sekretaris Daerah Pegunungan Arfak, Ever Dowansiba, mengatakan langkah pertama untuk mencegah stunting adalah membentuk tim pencegahan stunting.
"Setelah itu akan dilakukan pendataan terhadap masyarakat khususnya anak-anak yang mengalami stunting," kata Ever di Gedung Biru KNPI Papua Barat, Manokwari, Senin (13/03/2023).
Ia menyebut, langkah itu sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo kepada para kepala daerah dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) se-Indonesia.
Baca juga: Lantik PKK Maybrat, Bupati Bernhard Minta Prioritaskan Program Pendidikan Terpencil dan Stunting
Setidaknya terdapat 10 distrik di Kabupaten Pegunungan Arfak yang disebutnya akan didata oleh tim pencegahan stunting.
"Tujuannya agar kita punya langkah tepat dalam melakukan penanganan," ujar Ever Dowansiba.
Baca juga: Angka Stunting Tembus 713 Kasus, Pemkot Sorong Target 2024 Tuntas Lewat Program
Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan pembiayaan yang cukup. Pemkab Pegunungan Arfak disebutnya telah mencantumkan penganggaran untuk mencegah stunting.
"Saya belum bisa pastikan jumlahnya," kata Ever Dowansiba.
Tim yang dibentuk Pemkab Pegunungan Arfak untuk mendata stunting dalam waktu dekat mulai bekerja.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.