Hilal 1 Ramadhan 1444 Hijriah Terhalang Awan dan Pulau di Kota Sorong
"Sampai 19.05 WIT, posisi hilal tidak terlihat lantaran terhalangi oleh awan tebal," ujar Kepala BMKG Stasiun Sorong Papua Barat Dedy Irjayanto
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Pengamatan-rukyatul-hilal-1-Ramadan-1444-Hijriah-atau-2023-Masehi.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Rukyatul hilal 1 Ramadan 1444 Hijriah atau 2023 Masehi, di Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Papua Barat Daya, terhalang awan.
"Sampai 19.05 WIT, posisi hilal tidak terlihat lantaran terhalangi oleh awan tebal," ujar Kepala BMKG Stasiun Sorong Papua Barat Dedy Irjayanto kepada TribunSorong.com, Rabu (22/3/2023).
Dedy menjelaskan pengamatan hilal terhalang oleh awan tebal di ufuk barat Kota Sorong.
Selain awan, proses pemantauan hilal pun terhalangi oleh Pulau Soop di wilayah barat Kota Sorong, Papua Barat Daya.
"Posisinya terhalang oleh pulau dengan ketinggian sekitar 2 derajat," kata Dedy Irjayanto.
Baca juga: Kemenag Papua Barat Buka Pemantauan Hilal di Pantai Masni Manokwari
Dedy menjelaskan, kalau di Kota Sorong, hilal berada di ketinggian 7 derajat, 21 menit, dan 32 detik.
Waktu terbenamnya matahari di Kota Sorong, 18.25 WIT.
Selanjutnya, pihaknya meminta agar semua umat muslim menunggu hasil sidang isbat dari Kementerian Agama.
Baca juga: BMKG Stasiun Papua Barat dan Tim Hisab Rukyat Gelar Rukyatul Hilal di Kota Sorong
Pemantauan hilal di Pantai Masni, SP 7, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, juga dihentikan lantaran mendung, Rabu (22/3/2023).
Ketua Pengadilan Agama Manokwari, Muhammad Syauky S Dasy, mengatakan hal itu setelah membuat keputusan sah dalam pemantauan hilal.
Keputusan diambil berdasarkan keterangan para saksi. "Kami sendiri menyiapkan dua orang saksi," katanya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat, Luksen Jems Mayor, juga mengatakan hal senada.
Ia menjelaskan, awalnya pemantauan hendak dilakukan pada 18.16 WIT sore sesuai kesepakatan bersama.
"Kesimpulannya sudah ditetapkan, bahwa tidak dilanjutkan karena mendung," kata Luksen Jems Mayor.