LMA Papua Barat Daya Minta Panitia Seleksi agar Profesional Pilih Anggota MRPBD
"... kualitas anggota MRPBD tergantung yang menyeleksi," ujar Ketua LMA Papua Barat Daya, George Dedaida
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ketua-LMA-Papua-Barat-Daya-George-Dedaida-saat-ditemui-TribunSorongcom.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Barat Daya, meminta pemerintah profesional menyeleksi anggota Majelis Rakyat Papua Barat Daya (MRPBD).
"Kami meminta harus profesional karena kualitas anggota MRPBD tergantung yang menyeleksi," ujar Ketua LMA Papua Barat Daya, George Dedaida, kepada TribunSorong.com, Senin (27/3/2023).
Jika panitia seleksi asal-asalan, ucapnya, otomatis kualitas dari Majelis Rakyat Papua Barat Daya seirama dengan itu.
Untuk seleksi anggota MRPBD kali ini tidak hanya dibentuk panitia seleksi, tetapi juga ditambah dengan panitia pengawas.
Baca juga: Simak Tata Cara Pemilihan Anggota Majelis Rakyat Papua Barat Periode 2022-2027
Dedaida meminta agar panitia seleksi dan panitia pengawas benar-benar ketat menyeleksi para calon anggota MRPBD.
"Tim pengawas dan panitia ini harus bisa belajar pada sejarah karena kelanjutan Otsus Papua hari ini banyak faksi yang menolak," kata George Dedaida.
Baca juga: Simak Tata Cara Pemilihan Anggota Majelis Rakyat Papua Barat Periode 2022-2027
Menurutnya, orang-orang yang masuk MRPBD harus memiliki visi membangun Papua.
"Jangan kasih kesempatan orang yang berseberangan pemikiran untuk masuk, otomatis lembaga ini akan dipakai melawan negara," ujar George Dedaida.
Pria asal Sorong Selatan ini meminta, tim harus super ketat pada tahapan seleksi anggota MRPBD.