Puasa Ramadhan 2023
Cara Membuat Kue Lontar ala Saharah, Mudah dan Murah Cocok untuk Berbuka Puasa dan Berbagai Acara
Kue lontar merupakan satu diantara cita rasa kue yang sering dihidangkan saat berbuka puasa di wilayah Maluku dan Papua.
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Haryanto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/kue-lontar-kuliner-takjil-buka-puasa.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Ramadhan 1444 Hijriah tak lengkap bagi sebagian orang jika tidak dihidangkan makanan berbuka, seperti bubur, es hingga berbagai cita rasa kue.
Kue lontar merupakan satu diantara cita rasa kue yang sering dihidangkan saat berbuka puasa di wilayah Maluku dan Papua.
Itu karena cara membuat kue lontar yang mudah dan tak memerlukan biaya besar.
Satu diantara warga Kota Sorong, Papua Barat Daya yang biasa membuat kue lontar, yakni Saharah (64).
"Kue lontar tidak terlalu susah, cukup menyiapkan tepung, telur, susu dan mentega terlebih dulu," ujar Saharah, Rabu (29/3/2023).
Baca juga: Menikmati Takjil Pastel Istimewa Samsinah yang Jadi Buruan Warga Manokwari Papua
Tahap pertama pembuatan kue lontar, ambil tepung satu sendok dan dicampur dengan mentega terlebih dulu.
"Campur dia bahan ini jangan terlalu cair dan juga keras, jadi dia sedang-sedang saja," tuturnya.
Baca juga: BPOM Manokwari Periksa 109 Takjil, Berikut Ini Hasilnya
Seusai dicampur, bahan tersebut mulai dibentuk seperti piring.
Selanjutnya, siapkan tujuh butir telur dan tempat lainnya.
Setelah itu, mulai dicampur secara terpisah di wadah yang sudah disediakan.
"Kalau sudah dicampur hingga lendir dari telur tidak ada maka selanjutnya dicampur dengan satu kaleng susu," jelasnya.
Baca juga: Ngabuburit di Pujasera Manokwari, Bersantai di Tepi Laut Sambil Cari Takjil
Kemudian, tahap selanjutnya adalah menyiapkan air panas secukupnya dan kemudian disiram ke telur serta susu.
"Campuran itu disiram ke piring yang sudah ditaruh lebih dulu adonan tepung serta mentega di kompor," ucap Ibu Tiga Anak itu.
Tak hanya itu, saat dipanggang di kompor yang sudah dinyalakan beberapa menit.
"Api yang digunakan jangan terlalu besar, karena nanti membuat kue lontar malah berkembang tidak sempurna," imbuhnya.
(*)