Selasa, 5 Mei 2026

Berita Manokwari

IYDLC Gandeng SMA Negeri 1 Manokwari Gelar Program P5, Hasilkan Kerajinan Tangan Terbaik

Walaupun sambung Angel, banyak hambatan yang dihadapi IYDLC namun antusias tersebut mampu menciptakan banyak karya

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Marvin Raubaba | Editor: Libertus Manik Allo
zoom-inlihat foto IYDLC Gandeng SMA Negeri 1 Manokwari Gelar Program P5, Hasilkan Kerajinan Tangan Terbaik
tribunpapuabarat.com//marvin raubaba
Seremoni puncak kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri 1, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Jumat (28/04/2023). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Indonesian Youth Diplomaly Local Chapter (IYDLC) Tanah Papua menggandeng SMA Negeri 1 Manokwari menggelar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) selama sebulan.

Puncak kegiatan itu, dilakukan di halaman SMA Negeri 1 Manokwari, Jumat (28/4/2023).

Hadirnya 15 stand yang menampilkan berbagai macam hasil kerajinan tangan siswa-siswi kelas X SMA Negeri 1 Manokwari, meramaikan puncak kegiatan tersebut.

Baca juga: Tiga Pelajar SMAN 1 Manokwari Lolos Program Pertukaran Pelajar Internasional ke Amerika Serikat

Baca juga: Dua Pelajar SMAN 1 Manokwari Ikut Kejuaraan Youth International Science Fair

Kegiatan P5 merupakan program dari Kementrian Pendidikan, Riset dan Teknologi

Coacher IYDLC Papua, Angel Berlian Fonataba mengungkapkan, dipilihnya SMA Negeri 1 Manokwari karena banyak dari pengurus organisasi IYDLC Papua merupakan alumni sekolah tersebut.

Selain itu, kata dia, antusias yang ditunjukan para murid untuk mengikuti kegiatan P5 sangat tinggi.

Walaupun sambung Angel, banyak hambatan yang dihadapi IYDLC namun antusias tersebut mampu menciptakan banyak karya.

"Terbukti dengan satu bulan dari ilmu yang kami ajarkan, mampu menjadi sebuah hasil karya yang nyata dari adik-adik kami," kata Angel Fonataba saat ditemui Tribunpapuabarat.com.

Lanjut dia, dari 15 stand yang ditampilkan terdapat tiga macam poster dengan tema yang berbeda-beda yakni, napsa, HIV/AIDS dan Aksi Bergizi.

"Semua poster tersebut dibuat oleh siswa-siswi kelas X SMA Negeri 1 Manokwari," ungkapnya.

Tak hanya itu, kata Angel, siswa SMA 1 Manokwari juga dilatih untuk menciptakan karya-karya menarik yang dibuat dari bahan sampah hasil daur ulang.

"Ini membuktikan bahwa bimbingan kami bersama dewan guru koordinator P5, membawakan hasil yang luar biasa," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, siswa SMA Negeri 1 Manokwari membuat petisi kepada Pemerintah Kabupatan Manokwari.

Petisi itu meminta agar Pemkab Manokwari memindahkan bak sampah yang berada dilingkungan sekolah SMA Negeri 1 Manokwari.

Petisi tersebut langsung direspon oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari yang hadir pada kegiatan itu mewakili Bupati Hermus Indou.

"Harapan kami, semoga suara kami didengar dan keluhan adik-adik mengenai pemiindahan bak sampah ke tempat yang lebih layak dapat dilakukan," pungkasnya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved