MotoGP
Keluhan Fabio Quartararo di MotoGP Spanyol, Akui Dirinya Frustasi: Motornya Agresif, tapi Tak Cepat
Pembalap MotoGP dari Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo membagikan keluh kesahnya di MotoGP Spanyol terkait motor yang dikendarainya.
Penulis: Maria Novena Cahyaning Tyas | Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Fabio-Quartararo-baru.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Pembalap MotoGP dari Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo membagikan keluh kesahnya di MotoGP Spanyol.
Diketahui Fabio Quartararo baru saja mencatatkan hasil positif di MotoGP Amerika dua pekan lalu saat dirinya berhasil meraih podium ketiga.
Namun sayangnya, hasil latihan di Sirkuit Jerez jelang MotoGP Spanyol ini berbanding terbalik dengan hasil sebelumnya bagi Fabio Quartararo.
Baca juga: Video Comeback Dani Pedrosa di P1, Wild Card Red Bull KTM Berjaya di Sesi Latihan MotoGP Spanyol
Pembalap asal Prancis ini hanya mampu finis di urutan ke-18 dalam sesi FP1.
Sementara itu, di FP2, pembalap kelahiran 20 April 1999 ini hanya mampu finis di urutan ke-15.
El Diablo pun mengungkapkan rasa frustasinya, dan menyebut motornya agresif, namun melambat.
"Sulit untuk mengatakan apa yang salah, tapi semuanya, perasaan yang kami miliki hari ini di atas motor, setiap kali saya masuk tikungan, saya tidak tahu apakah saya akan finis," ucap Fabio Quartararo, dikutip TribunPapuaBarat.com dari GPOne.
"Dan lap terakhir saya membaik, tetapi merasa setiap saat ada batasnya. Saya berkata 'apapun yang terjadi, terjadilah', dan di akhir saya melebar."
"Masalahnya kami tak tahu kenapa motornya lambat. Motornya agresif, kami kehilangan belokan. Jadi, ini sulit."
Fabio Quartararo bahkan tak mengganti ban selama FP1, namun ternyata hal itu tak memengaruhi keseluruhan hasilnya.
Dia juga menyoroti rentetan hasil buruk tim Monster Energy Yamaha tiap berlaga di Sirkuit Jerez, Spanyol.
"Sejujurnya, setiap tahun di sini kami kehilangan poin kuat kami dari masa lalu," katanya.
"Katakanlah kecepatan berbelok dan menikung yang kami miliki empat tahun lalu lebih baik, lebih stabil. Dan itulah yang hilang dari kami."
El Diablo menyebut bahwa top speed-nya tak terlalu buruk.