Sabtu, 11 April 2026

Lionel Messi Dilarang Tanding hingga Bakal Dicerai PSG, Imbas ke Arab Saudi Diam-diam

Kepergian Lionel Messi Riyadh, Arab Saudi, tanpa meminta persetujuan klubnya, Paris Saint-Germain (PSG), berujung hukuman.

Tayang: | Diperbarui:
zoom-inlihat foto Lionel Messi Dilarang Tanding hingga Bakal Dicerai PSG, Imbas ke Arab Saudi Diam-diam
Laman Resmi PSG
LIONEL MESSI - Kepergian Lionel Messi Riyadh, Arab Saudi, tanpa meminta persetujuan klubnya, Paris Saint-Germain (PSG), berujung hukuman. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Kepergian Lionel Messi Riyadh, Arab Saudi, tanpa meminta persetujuan klubnya, Paris Saint-Germain (PSG), berujung hukuman.

Dikutip dari Kompas.com, Lionel Messi  mendapat sanksi dilarang bertanding dan tak digaji selama dua pekan. 

Lionel Messi sang mantan pemain Barcelona itu mulanya telah mendapat persetujuan untuk bertolak ke Arab Saudi, namun kekalahan timnya membuat situasi menjadi sulit.

Baca juga: Real Madrid Remuk di Markas Real Sociedad, Barcelona Tatap Juara Liga Spanyol

Kronologi Hukuman Lionel Messi 

Sanksi yang diberikan PSG untuk Lionel Messi erat kaitannya dengan hasil pertandingan melawan Lorient pada pekan ke-33 Ligue 1 atau Liga Perancis 2022-2023.

Duel PSG VS Lorient di Stadion Parc des Princes, Minggu (30/4/2023) atau Senin (1/5/2023) dini hari WIB berakhir dengan skor 1-3. 

Kekalahan itu membuat rencana pelatih PSG, Christophe Galtier, untuk meliburkan skuadnya selama dua hari tak terwujud. 

ESPN melaporkan bahwa Galtier semula ingin memberikan hari libur untuk para pemain PSG pada tanggal 1-2 Mei 2023. Syaratnya mereka harus mengalahkan Lorient.

Galtier dan Direktur Olahraga PSG, Luis Campos, juga memberikan lampu hijau kepada Messi untuk pergi ke Arab Saudi guna menjalankan tugasnya sebagai duta pariwisata negara itu.

Baca juga: Top Skor Liga Inggris Update: Bomber Manchester City Masih di Puncak Koleksi 34 Gol

Namun, kekalahan dari Lorient membuat Galtier memanggil para pemain PSG untuk menjalani latihan pada Senin (1/5/2023). 

Lionel Messi mangkir dalam latihan tersebut dan tetap terbang ke Arab Saudi tanpa meminta persetujuan klub lagi. 

Adapun kemitraan Arab Saudi dengan Messi menjadi salah satu upaya negara Timur Tengah itu untuk menyukseskan misi mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2030.

Mengutip pemberitaan L’Equipe, perjalanan Messi ke Arab Saudi sudah tak bisa dijadwalkan ulang. 

“Perjalanan yang direncanakan sebelum kekalahan hari Minggu dan tidak bisa dijadwalkan ulang,” tulis Canal Supporters mengutip pemberitaan L’Equipe.

“Dua kali, Messi harus membatalkan perjalanan ini setelah hasil mengecewakan tim, terutama setelah kekalahan dari Bayern Muenchen pada 16 besar Liga Champions (0-1, 0-2) pada 14 Februari dan 8 Maret,” tulis L’Equipe lagi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved