Jumat, 17 April 2026

Doa Katolik

Doa untuk Orang yang Tidak Setia pada Iman dalam Agama Katolik, Mohon Ampun pada Tuhan

Berikut ini doa untuk orang yang tidak setia pada iman dalam agama Katolik, diambil dari Puji Syukur nomor 191.

Tayang:
Penulis: Maria Novena Cahyaning Tyas | Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
zoom-inlihat foto Doa untuk Orang yang Tidak Setia pada Iman dalam Agama Katolik, Mohon Ampun pada Tuhan
Sesawi.net
Ilustrasi berdoa dalam agama Katolik - Berikut ini doa untuk orang yang tidak setia pada iman dalam agama Katolik, diambil dari Puji Syukur nomor 191. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Berikut ini doa untuk orang yang tidak setia pada iman dalam agama Katolik, diambil dari Puji Syukur nomor 191.

Doa untuk orang yang tidak setia pada iman dalam agama Katolik ini didaraskan untuk memohon ampun kepada Tuhan.

Selain itu, doa untuk orang yang tidak setia pada iman dalam agama Katolik ini juga didaraskan untuk mohon berkat Tuhan untuk mereka yang telah meninggalkan iman.

Baca juga: Doa untuk Suami Istri dalam Agama Katolik, Mohon Bantuan Tuhan dalam Mempertahankan Keluarga

Ilustrasi berdoa dalam agama Katolik.
Ilustrasi berdoa dalam agama Katolik. (Sesawi.net)

 

Simak doa untuk orang yang tidak setia pada iman dalam agama Katolik, dikutip TribunPapuaBarat.com dari Puji Syukur nomor 191.

Doa untuk Orang yang Tidak Setia pada Iman

Allah, Bapa yang maha pengasih, kami bersyukur kepada-Mu karena Tuhan Yesus telah menghimpun umat kudus bagi-Mu.

Kami prihatin bahwa ada anggota jemaat yang begitu lemah semangat imannya, yang kurang dapat menghargai martabat luhur yang Kaukaruniakan kepada meraka.

Terlebih kami sangat prihatan akan mereka yang meninggalkan kawanan, (khususnya .... ).

Mereka tu seperti murid Yesus yang mengundurkan diri karena mendengar sabda Yesus yang keras dan tuntutan iman yang berat.

Ya Bapa, mereka telah menerima terang Roh Kudus; mereka pernah mengecap karunia surgawi, dan pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus.

Mereka pernah mengecap firman yang Kauucapkan, namun kini telah mengundurkan diri.

Bapa, kami mohon ampun atas kejadian ini, karena mungkin oleh kesalahan kami jugalah ada saudara yang lemah dan tidak setia pada iman.

Kami kurang berdoa, kami kurang dekat dengan Dikau, kami kurang tekun mewujudkan persaudaraan sejati di antara kami.

Semoga peristiwa ini semakin mendorong kami untuk lebih setia kepada-Mu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved