Minta Perempuan Moi Jadi Prioritas, Tokoh Adat Tolak Hasil Seleksi MRPBD di Kota Sorong
Internal perempuan suku Moi hingga Tokoh Adat Moi Melkianus Osok (58), menolak hasil seleksi anggota MRPBD dari Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Internal perempuan suku Moi hingga Tokoh Adat Moi Melkianus Osok (58), menolak hasil seleksi anggota MRPBD dari Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.
Hal ini karena adanya salah satu calon anggota MRPBD dari Kota Sorong, yang bukan bagian dari suku Moi.
Diketahui, penolakan tersebut mulai dari internal perempuan suku Moi di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, hingga Tokoh Adat Moi Melkianus Osok (58).
Baca juga: Prajurit TNI Sorong Raih Medali di SEA Games Kamboja, Komandan: Serda Wahyu Buat Kita Bangga
Melkianus menegaskan, seluruh tahapan telah dilalui dan harusnya yang bertarung di ruang itu hanya perempuan Moi.
"Yang maju di seleksi MRPBD dari Kota Sorong, harus benar-benar dia perempuan asli suku Moi," ujar Melkianus kepada TribunSorong.com, Selasa (9/5/2023).
Pasalnya, kuota bagi perempuan suku Moi di Kota Sorong dalam seleksi anggota MRPBD hanya disediakan satu kursi.
Oleh karena itu, yang ikut bertarung tidak diperkenankan perempuan dari wilayah lain di luar suku Malamoi, Sorong.
"Kalau yang bertarung di sana hanya tiga perempuan Moi, maka tim seleksi harus kerja baik agar salah satu dari mereka diloloskan jadi anggota MRPBD," tuturnya.
Melkianus menilai, dengan hadirnya calon anggota MRPBD dari daerah lain yang masuk merebut kursi perempuan Moi, nantinya justru membuat masalah.
Harusnya, tim seleksi anggota MRPBD di Kota Sorong, Papua Barat Daya, bekerja dengan baik dan lurus di atas tanah Moi.
"Jangan kau kerja bengkok di negeri kami, kalau dia tes dari Sorong maka harus benar-benar anak Moi," tegasnya.
Melkianus berharap, tim seleksi anggota MRPBD bisa bekerja baik dan selalu menghormati dan menjunjung tinggi hak dari masyarakat adat suku Moi.
Baca juga: VIRAL, Netizen Ucapakan Selamat ke Paulus Waterpauw Kembali Jabat Pj Gubernur Papua Barat
Moi Dalam Data
Selain itu, diketahui populasi masyarakat adat suku Moi, Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, kini berjumlah 6.700 jiwa.
Mayoritas dari masyarakat suku Moi berdomisili di Kabupaten Sorong dan Kota Sorong, Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Masyarakat adat suku Moi mayoritas beragama Kristen, dan berkomunikasi dengan bahasa yakni Moi dan Indonesia.
Moi terdiri dari tujuh sub-suku yakni Moi Legin, Moi Abun, Moi Karon, Moi Klabra, Moi Moraid, Moi Segin, dan Moi Maya.(TribunSorong.com/Safwan)
Antisipasi Kerawanan di Sorong, Polda Papua Barat Kirim 100 Brimob |
![]() |
---|
Amnesty Chapter UNIPA Kecam Kekerasan Aparat dalam Aksi Pemindahan Empat Tapol di Kota Sorong |
![]() |
---|
Massa Rusak Rumah Gubernur Papua Barat Daya, Anak-anak Sekolah Panik |
![]() |
---|
Jadwal Kapal Biak Sorong Agustus September 2025: KM Sinabung dan Dobonsolo |
![]() |
---|
Jadwal Kapal Sinabung Rute Sorong Biak Agustus September 2025: Cek Harganya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.