Turnamen Futsal IPPM Cup-IV Bergulir, 26 Tim Akan Saling Beradu Taktik
Ketua Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Kota Sorong, Martinus Lende Mere, mengapresiasi IPPM yang konsisten menggelar event
Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/turnamen-IPPM-Cup-IV.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Sebanyak 26 tim asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kota Sorong bersaing turnamen futsal Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa (IPPM) Cup-IV.
Pertandingan-pertandingan berlangsung di lapangan Gedung Olahraga Pancasila (GOR) mulai Selasa (30/5/2023).
Ketua Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Kota Sorong, Martinus Lende Mere, mengapresiasi IPPM yang konsisten menggelar event bergengsi bagi generasi muda Flobamora di tanah rantau.
"Futsal IPPM ini sudah berlangsung empat kali dan memang ini satu di antara kegiatan yang mengumpulkan banyak orang tua, pemuda, dan anak muda Flobamora di Sorong," kata Martinus Lende Mere.
Pria asal Sumba itu mengatakan turnamen futsal ini sebagai sarana untuk mengajak anak muda NTT di Kota Sorong tidak terjerumus dalam hal negatif seperti nakoba dan miras.
Baca juga: Raker-I PPF Kota Sorong, Perempuan Flobamora Diajak Bersaing di Bidang Ekonomi Kreatif
Karena itu, ia meminta tim yang terlibat dalam turnamen ini harus menjaga sportivitas saat bertanding.
"Penonton juga dukung tim dengan sportif. Jangan saling provokasi tetap menjaga persaudaraan kita warga Flobamora," kata Martinus Lende Mere.
Mewakili Wakili Pj Wali Kota Sorong, Kepala Dinas Kominfo, Wilhelmus Asmuruf, mengatakan menyambut baik kegiatan turnamen futsal IPPM Cup-IV.
Melalui ajang turnamen IPPM Cup-IV jadikan sebagai momentum pembinaan mentalitas generasi muda di kota Sorong yang bebas narkoba dan tindakan kejahatan.
"Juga memberikan kontribusi yang positif," ujar Martinus Lende Mere.
Baca juga: Benediktus Jombang Terima SK Plt Ketua Flobamora Papua Barat Daya, Siap Jalankan Amanah
Ia bilang kegiatan ini mampu mengembangkan budaya hidup sehat dan gemar berolahraga di ibu kota provinsi Papua Barat Daya ini.
Mereka diminta untuk menjaga keamanan, menghindari sikap provokatif, dan tetap menjunjung tinggi toleransi.
"Dukungan pemuda dan pemudi ini bisa mewujudkan Kota Sorong jadi zona damai," ujar Wilhelmus Asmuruf.
Pembukaan turnamen futsal ini diawali dengan penyerahan piala bergilir dari tim Sembur Paus FC kepada IPPM kota Sorong.
Prosesi penyerahan piala itu diiringi dengan tarian khas dari Sumba serta dihadiri banyak penonton.
Hadir juga dalam acara pembukaan ketua Persatuan Perempuan Fobamora (PPF), Pengurus IKF, Ketua Tungku naungan IKF serta 26 tim futsal.