Kamis, 16 April 2026

Lemhanas RI Gelar SSDN, Peserta PPSA Angkatan 24 Diharap Kaji dan Pahami Potensi Daerah

Sekretaris Utama Lemhanas RI, Komjen Rudy Sufahriadi dan Pj Gubernur Papua Barat, Komjen (Purn) Paulus Waterpauw hadir dalam pertemuan itu.

Tayang:
Penulis: R Julaini | Editor: Tarsisius Sutomonaio
zoom-inlihat foto Lemhanas RI Gelar SSDN, Peserta PPSA Angkatan 24 Diharap Kaji dan Pahami Potensi Daerah
TribunPapuaBarat.com/Rachmat Julaini
Sekretaris Utama Lemhanas RI, Komjen Rudy Sufahriadi; Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, dan PPSA Angkatan 24 dalam SSDN yang digelar di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (10/7/2023). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI menggelar rapat koordinasi studi strategis dalam negeri (SSDN).

Rapat itu digelar sebagai pengenalan terhadap para peserta Program Pendidikan Singkat (PPSA) angkatan 24.

Koordinasi studi strategis dalam negeri itu digelar di Ruang Multimedia di lantai 3 Kantor Gubernur Papua Barat, di Kelurahan Arfai, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Senin (10/7/2023).

Sekretaris Utama Lemhanas RI, Komjen Rudy Sufahriadi dan Pj Gubernur Papua Barat, Komjen (Purn) Paulus Waterpauw hadir dalam pertemuan itu.

Rudi berharap peserta PPSA dapat berwawasan kebangsaan dan berpikir strategis dan terampil dalam memecahkan masalah dalam lingkup nasional, regional, dan global.

Baca juga: Pj Bupati Maybrat Gelar Pertemuan dengan Lemhanas

SSDN Lemhanas RI dilaksanakan selama enam bulan. Pesertanya terdiri atas TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara, dan Non-ASN.

"Kegiatan di lapangan itu berupa kunjungan studi untuk mempelajari, memahami, dan mengkaji potensi di daerah," kata Rudy Sufahriadi.

Peserta pun diminta meninjau daerah dari aspek geografi, demografi, sumber kekayaan alam, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, dan keamanan.

Kegiatan SSDN Lemhanas RI itu dilaksanakan lima hari sejak 10-15 Juli 2023 di sejumlah tempat, antara lain Kalimantan Selatan, Bengkulu, DI Yogyakarta, dan Papua Barat.

Pemilihan Papua Barat, ucap Rudy Sufahriadi, karena berharap peserta SSDN dapat mengetahui tata kelola pemerintahan dan permasalahan yang dihadapi.

Baca juga: Soal Pengukuran Berbasis Distrik oleh Lemhanas di Maybrat, Benhard Rondonuwu: Kami Perlu Data Update

"Supaya peserta SSDN bisa memiliki gambaran tentang tata kelola pemerintah daerah dan kaitannya dengan ketahanan nasional," ujar Rudy Sufahriadi.

Sebelumnya, Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, mengenalkan sejumlah potensi wisata dalam sebuah video ulasan yang dibuat bersama Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat.

Ia juga memaparkan kondisi proses Pemilu Legislatif pada 2024 bersama Ketua KPU Papua Barat, Paskalis Semunya.

Kepada peserta, Paulus Waterpauw juga menjelaskan mengenai proses dan tahapan pemilihan Majelis Rakyat Papua Barat dan Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat.

Ia juga memaparkan prestasi Papua Barat dalam menekan laju inflasi pada 2022.

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved