Kemenkumham Papua Barat
Lapas Perempuan Manokwari Siap Ikut Expo Kerajinan di Sorong
Sitti menyebut setidaknya Lapas Perempuan Manokwari telah empat kali mengikuti expo kerajinan termasuk Legal Expo.
Penulis: R Julaini | Editor: Haryanto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/lapas-perempuan-manokwari-ikut.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Lapas Perempuan Kelas III Manokwari siap mengikuti expo kerajinan di Kota Sorong, mulai Selasa 8 Agustus 2023 mendatang.
Hal itu dinyatakan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Perempuan Kelas III Manokwari, Sitti Aetika Syarifuddin, Minggu (6/8/2023).
Sitti menyebut setidaknya Lapas Perempuan Manokwari telah empat kali mengikuti expo kerajinan termasuk Legal Expo yang digelar Kanwil Kemenkumham Papua Barat untuk memperingati HUT ke-78 di Manokwari City Mall.
Baca juga: Legal Expo Kemenkumham Papua Barat, Satu Merek Dagang Didaftarkan
Ia memastikan setiap kerajinan dibuat oleh tangan-tangan terampil narapidana perempuan.
Itupun, mereka telah menjalani sidang untuk diperbolehkan membuat kerajinan.
Bagi Sitti Aetika Syarifuddin, pameran itu menjadi bukti narapidana tidak hanya sekedar menjalani masa hukuman tetapi juga diberi keterampilan untuk membuat kerajinan.
Menurutnya, kerajinan akan jadi bekal bagi setiap narapidana perempuan untuk berusaha secara mandiri ketika selesai menjalani masa hukuman.
Sejauh ini, ia memastikan ada 12 narapidana perempuan yang dilibatkan untuk membuat kerajinan.
"Pegawai hanya melatih saja," sebutnya.
Baca juga: Kanwil Kemenkumham Papua Barat Gelar Legal Expo, Taufiqqurakhman: Upaya Beri Layanan Publik Terbaik
Sitti Aetika Syarifuddin memastikan pada Selasa pihaknya akan ikut expo di Kota Sorong.
Adapun dalam Legal Expo sejumlah kerajinan ditampilkan dari aksesoris hingga selimut.
Harga hasil kerajinan bervariasi dari Rp 15 ribu untuk bros hingga Rp 500 ribu untuk selimut.
(*)