78 Tahun Indonesia Merdeka
7 Tahun Tekuni Usaha Sewa Baju Karnaval HUT RI di Fakfak, Karin Bisa Raup Rp 30 Juta
".. sebelum saya punya usaha ini, pengalaman pribadi saya itu untuk mencari baju karnaval sangat sulit sekali di Fakfak Papua Barat ini," ujarnya.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Kristiana Apriani atau biasa disapa Ibu Karin menekuni usaha penyewaan baju karnaval HUT RI di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Perempuan asal Lamongan, Jawa Timur, keuntungan bisa mencapai Rp 30 juta dari usaha tersebut.
Dalam keterangannya kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak Jumat (11/8/2023), Ibu Karin sangat bersyukur karena selalu mendapatkan berkah setiap memasuki momen HUT RI.
"Alhamdulillah, usaha saya Yana Collection yang sudah 7 tahun berjalan. Kami memang selalu menanti-nantikan Agustusan," katanya.
Karin mengatakan selain tujuan berbisnis, usaha penyewaan baju karnaval juga untuk saling membantu satu sama lain.
"Karena sebelum saya punya usaha ini, pengalaman pribadi saya itu untuk mencari baju karnaval sangat sulit sekali di Fakfak Papua Barat ini," ujarnya.
Baca juga: Meriahkan HUT Kemerdekaan RI, Dispora Papua Barat Gelar Berbagai Lomba
Ia mengatakan untuk mendapatkan baju karnaval dulu, harus pesan ke luar daerah dan harganya bisa selangit.
"Saat itu, anak saya ingin tampil, tetapi memang masih mahal buat kami. Makanya saya buka usaha ini sebetulnya untuk hadir membantu," kata Kristiana Apriani.
Menjelang momen HUT RI seperti saat ini, Karin pun memasuki masa sibuk melayani para pembeli dan orderan untuk penyewaan baju karnaval.
"Kalau di sini (Yana Collection) pakaian karnaval sangat lengkap mulai, dari baju adat dari berbagai daerah di Indonesia hingga pakaian profesi seperti tentara, dokter, polisi dan sebagainya," katanya.
Wanita yang berdomisili di Fakfak sejak 2003 tersebut menuturkan kepercayaan antara ia dan para pelanggan itulah yang menjadi hal utama.
"Makanya setiap tahun para pelanggan selalu ke sini dan sudah rasa cocok," ujar Kristiana Apriani.
Soal harga penyewaan baju di tempatnya disesuaikan dengan latar belakang ekonomi pelanggannya.
Baca juga: Merahputihkan Fakfak, Bupati dan Dandim Bagikan 500 Bendera Merah Putih bagi Pengendara
"Kami hadir untuk menyesuaikan dengan para pelanggan yang tidak semuanya orang mampu, tapi juga ada yang datang minta tolong untuk anaknya mendapatkan baju karnaval 17 Agustus," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Kristiana-Apriani-atau-biasa-disapa-Ibu-Karin-asal-Lamongan-Jawa-Timur.jpg)