Pemprov Papua Barat
Hadiri Musdat IV Suku Besar Arfak, Paulus Waterpauw Titip Penanganan Stunting
Karena untuk membangun generasi-generasi emas itu adalah menyiapkan mereka dan dijaga sejak kandungan sampai usia 5 tahun
Penulis: R Julaini | Editor: Libertus Manik Allo
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw menitipkan penyelesaian Stunting dalam Musyawarah Adat (Musdat) Suku Besar Arfak untuk dibahas.
Sebagai informasi, Musdat ke IV Suku Besar Arfak berlangsung di Kabupaten Manokwari Selatan, 23-24 Agustus 2023.
"Saya titip pesan stunting ini penting. Karena untuk membangun generasi-generasi emas itu adalah menyiapkan mereka dan dijaga sejak kandungan sampai usia 5 tahun," kata Paulus Waterpauw, Rabu (23/8/2023).
Baca juga: Paulus Waterpauw: Hasil Musdat Arfak Silahkan Diteruskan ke Presiden untuk Bangun Papua Barat
Baca juga: Meski Sakit, Paulus Waterpauw Hadiri Musyawarah Adat ke IV Suku Besar Arfak Papua Barat
Ia menyebut Provinsi Papua Barat masih menghadapi persoalan stunting yang tinggi.
"Mungkin tidak terlepas dari kita punya kebiasaan dan tradisi. Maka generasi emas ini perlu kita jaga supaya bisa meniti kehidupan lewat pendidikan," jelasnya.
Disebut Paulus Waterpauw, stunting di Papua Barat mencapai 2.569 kasus atau mencapai 30 persen. Namun hari ini angka itu telah turun menjadi 14 persen.
Menurutnya, penurunan kasus merupakan kerja keras para kepala daerah di setiap kabupaten.
"Satgas yang sudah dibentuk para bupati sudah bekerja serius. Mohon ini kita dukung terus," harapnya.
Dukungan Suku Besar Arfak, menurutnya penting diberikan sebab masih ada anak-anak yang ditemukan belum mendapatkan gizi yang baik.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.