Senin, 18 Mei 2026

Berita Manokwari Selatan

SPBU Wariab Pastikan Layani Nelayan dan Petani: Tapi Ada Syaratnya

Boleh mengisi BBM menggunakan jerigen tetapi harus menunjukkan rekomendasi dari dinas terkait, dibuktikan dengan kartu nelayan dan petani

Tayang:
zoom-inlihat foto SPBU Wariab Pastikan Layani Nelayan dan Petani: Tapi Ada Syaratnya
TribunPapuaBarat.com//Elias Andi Paonganan
Tukang Chainsaw Kayu perorangan saat mengambil BBM Subsidi Pertalite di SPBU Wariab menggunakan Jerigen Menunjukkan Rekomendasi dari Distrik Momiwaren, Langsung dicampurkan dengan Oli Campur oleh Petugas SPBU, Kemarin. Jumat, (8/9/2023) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANSEL - Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi Biosolar dan Pertalite di SPBU 86.983.20 Kampung Wariab, Distrik Momiwaren Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) dipastikan mengikuti standar aturan pertamina.

Berdasarkan pantauan TribunPapuaBarat.com, setiap pengguna kendaraan roda dua maupun empat yang bakal mengisi BBM subsidi jenis pertalite akan dicatat plat nomornya dalam aplikasi My Pertamina.

Sedangkan untuk kendaraan roda empat akan mengisi BBM Subsidi bio solar harus menunjukkan barcode.

Baca juga: Pemerintah Resmikan SPBU Dodo, Bupati Hermus: Diharapkan Dapat Lancarkan Pelayanan BBM

Baca juga: Hermus Indou Larang Pedagang Pasar Wosi Tak Asal Sambung Listrik serta Jualan BBM Eceran

Kemudian barcode itu, dicocokkan dengan plat kendaraan mobil yang akan mengisi bio solar.

Direktur SPBU Wariab, Oswal menegaskan, pihaknya tidak akan melayani kendaraan roda empat yang barcodenya tak sesuai dengan plat kendaraanya.

"Sudah banyak masyarakat kesini mau isi BBM subsidi tidak mengikuti aturan. Terkadang menggunakan barcode orang lain. Tapi kami tidak bisa melayani," ungkapnya saat diwawancarai TribunPapuaBarat.com di ruang kerjanya, Jumat (8/9/2023).

Lanjut dia, selain kendaraan roda dua dan empat, pihaknya juga melayani penerima manfaat. Sesuai dengan aturan keputusan presiden (Kepres) seperti nelayan dan petani.

Dengan catatan, boleh mengisi BBM menggunakan jerigen tetapi harus menunjukkan rekomendasi dari dinas terkait, dibuktikan dengan identitas kartu nelayan atau kartu petani.

"Saya pastikan tidak ada mengambil BBM subsidi disini tanpa rekomendasi dinas terkait," tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk tukang chainsaw hanya dilayani perorangan.
Dengan syarat harus menyertakan rekomendasi dari distrik.

"Saat mereka ambil BBM subsidi pertalite menggunakan jerigen, kita langsung campur dengan oli campur di dalam jerigen di SPBU," jelasnya.

Ia menambahkan, langkah tersebut diambil agar tidak di salah gunakan.

"Bukannya kita mau jualan oli, karena terkadang ada oknum-oknum selalu cari celah memanfaatkan kesempatan," pungkasnya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved