Kamis, 21 Mei 2026

Bahasa Daerah Jadi Ekskul

Dewan Adat Apresiasi SMKN 2 Kaimana Kembangkan Pendidikan Bahasa Daerah

lembaga pendidikan seperti ini, setidaknya bisa melestarikan budaya terutama bahasa daerah

Tayang:
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Tarsisius Sutomonaio
zoom-inlihat foto Dewan Adat Apresiasi SMKN 2 Kaimana Kembangkan Pendidikan Bahasa Daerah
TribunPapuaBarat.com/Arfat Jempot
Ketua Dewan Adat Kaimana, Yohan Werfete (tengah), saat menghadiri pembukaan ekskul bahasa daerah di SMKN 2 Kaimana, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Sabtu (16/09/2023).  

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Ketua Dewan Adat Kaimana, Yohan Werfete, mengapresiasi SMK Negeri 2 Kaimana, Papua Barat. 

Menurut Yohan Werfete SMK Negeri 2 Kaimana merupakan sekolah pertama yang mengembangkan pendidikan Bahasa Daerah 8 Suku Asli Kaimana. 

“Ini patut kita apresiasi, karena dengan lembaga pendidikan seperti ini, setidaknya bisa melestarikan budaya terutama bahasa daerah yang lambat laun akan hilang karena perkembangan zaman," katanya setelah menghadiri pembukaan ekskul bahasa daerah oleh SMK Negeri 2 Kaimana, Sabtu (16/9/2023). 

Selain itu, kata Yohan Werfete, Dewan Adat Kaimana sangat berharap pendidikan bahasa daerah tersebut dapat menumbuhkembangkan cinta terhadap adat dan budaya lokal.

"Kami sangat berharap sekolah-sekolah lainnya pun dapat mengembangkan pendidikan muatan lokal ini sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan dan pelestarian adat, bahasa, dan budaya asli Kaimana," ujarnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS - SMKN 2 Kaimana Masukkan Bahasa Daerah sebagai Ekstrakulikuler

Baca juga: Bahasa Daerah Nyaris Punah, Begini Usulan Musrenbang Kampung Mansinam Manokwari

Wakasek Humas SMK Negeri 2 Kaimana, Yakobus Nomensen Dasmasela, mengatakan teknis kegiatannya akan dilaksanakan pada setiap Sabtu khusus untuk kelas X.

“Ini diprioritaskan kepada siswa-siswi asli Kaimana, tapi tak menutup kemungkinan juga diikutsertakan para siswa yang berasal dari luar untuk diberikan kesempatan mengikuti pendidikan bahasa daerah ini,” katanya.

Untuk materi, kata Dasmasela, akan disiapkan oleh tim yang akan terdiri dari para guru di SMK Negeri 2 Kaimana dan melibatkan keterwakilan dari 8 suku asli Kaimana.

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved