Berita Teluk Bintuni
Jelang Pemilu 2024, Polres Teluk Bintuni Gencar Latihan Dalmas
Selain dalam situasi unjuk rasa, pelibatan personel dalmas itu sendiri juga dilibatkan dalam misi kemanusiaan.
Penulis: Randy Rumbia | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Latihan-dalmas.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Polres Teluk Bintuni gencar melatih dalmas ke anggotanya.
Latihan itu berlangsung di lapangan Apel Polres Teluk Bintuni.
Pelatihan itu rutin di gelar untuk melatih dan mengasah kemampuan, serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai situasi yang terjadi saat menghadapi unjuk rasa yang menjurus anarkis.
Baca juga: Polres Teluk Bintuni Laksanakan Operasi Bina Waspada 1, Cegah Paham Radikal dan Anti Pancasila
Baca juga: Polres Teluk Bintuni Meriahkan HUT ke-68 Korps Lalu Lintas dengan Donor Darah
Anggota dilibatkan dalam kerangka dalmas ini adalah gabungan dari berbagai fungsi teknis kepolisian.
Mereka dibekali pengetahuan dan keterampilan khusus tentang teori, praktek serta tugas yang harus dilakukan sesuai dengan SOP dan aturan yang berlaku.
Selain itu, latihan ini bertujuan untuk mengantisipasi kerawanan wilayah khususnya persiapan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 di seluruh Indonesia khususnya di kab. Teluk Bintuni.
Kapolres AKBP Choiruddin Wachid melalui kabag ops AKP Sakaria Tampo mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan dalmas ini adalah untuk melatih keterampilan dan kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi perkembangan situasi di lapangan.
Dalam hal penanganan ujukrasa serta pelibatan peralatan dan rantis dalmas yang siap pakai.
"Dalam latihan dalmas kita sudah melaksanakan latihan bersama dengan Brimob Bintuni, pelibatan personil PHH brimob sesuai dengan urut-urutannya," kata Sakaria kepada TribunPapuaBarat.com di Mapolres Teluk Bintuni, Selasa (19/9/2023).
Sakarias menjelaskan, dalam kondisi situasi hijau dan kuning melibatkan dalmas awal dan dalmas inti dari polres.
Sedangkan sudah dalam kondisi merah akan dilanjutkan lintas ganti pasukan PHH Brimob.
Selain dalam situasi unjuk rasa, pelibatan personel dalmas itu sendiri juga dilibatkan dalam misi kemanusiaan.
"Misalnya dalam penanganan bencana banjir dan tanah longsor, serta kegiatan-kegiatan sosial lainnya," ungkapnya.
(*)