OTK Tembak Pegawai Kantor Pos Kaimana

Kepala Kampung Wetuf Duga Pelaku Penembakan Pegawai PT Pos Bukan Warga Wetuf

"Keterangan dari kepala Kampung Wetuf, aktivitas warga berjalan seperti biasa pascainsiden penembakan," ujar Boby Rahma.

|
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TribunPapuaBarat.com/Arfat Jempot
Kasat Reskrim Polres Kaimana, Iptu Boby Rahman, di ruang kerja, Kabupaten Kaimana, Senin (25/9/2023).  

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Polres Kaimana telah meminta keterangan16 orang soal kasus penembakan pegawai PT Pos oleh orang tak dikenal (OTK) di Kampung Wetuf, Distrik Arguni, Kaimana, Papua Barat, Senin (18/9/2023) lalu. 

Kapolres Kaimana, AKBP Gadug Kurniawan, melalui Kasat Reskrim Iptu Boby Rahman, mengatakan beberapa di antara yang dimintai keterangan adalah kepala kampung Wetuf, kepala dusun, dan tokoh Masyarakat.

"Dari hasil pengambilan keterangan, tiga orang dari Kampung Wetuf tersebut tidak mengenai pelaku penembakan terhadap pegawai Pos Kaimana, TNI dan Polri.

"Peristiwa semacam ini belum pernah terjadi di Kampung Wetuf," kata Boby Rahman kepada TribunPapuabarat.com di ruang kerja, Senin (25/9/2023). 

Baca juga: BREAKING NEWS - Pegawai PT Pos Kaimana Ditembaki OTK di Kampung Wetuf

Baca juga: Pascapenembakan di Kampung Wetuf, Freddy Thie Gelar Ratas Forkompinda Kaimana

 

Kepala Kampung Wetuf, ucapnya, menduga pelaku penembakan tersebut bukan warganya karena sang kepala kampung memahami betul karakter warga Wetuf. 

"Makanya kepala kamung, kepala dusun, dan tokok masyarakat memastikan pelakunya bukan warga Kampung Wetuf arena mereka tidak akan melakukan aksi-aksi seperti itu," kata Boby Rahman.

Masyarakat Kampung Wetuf juga telah diimbau untuk tidak mudah terprovokasi atas ajakan untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum. 

"Keterangan dari kepala Kampung Wetuf, aktivitas warga berjalan seperti biasa pascainsiden penembakan," ujar Boby Rahma.

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved