Berita Papua Barat
Angka Kecelakaan Meningkat, Ini Imbauan Dirlantas Polda Papua Barat
Semestinya, kata dia, masyarakat harus meningkatkan disiplin berlalu lintas secara mandiri.
Penulis: Marvin Raubaba | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Dirlantas-Polda-Pabar-67.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Data evaluasi fungsi lalulintas pada Direktorat Lalulintas Polda Papua Barat menunjukan adanya peningkatan secara kuantitatif.
Tingginya angka kecelakaan lalulintas itu, terdapat di tiga Polres diantaranya Polresta Manokwari, Polresta Sorong dan Polres Aimas.
Adapun penyebabnya adalah, meningkatkan jumlah kendaraan ditambah padatnya aktivitas
Baca juga: Kombes Raydian Kokrosono: Angka Laka Lantas di Wilyah Hukum Polda Papua Barat Meningkat
Baca juga: 50 Pengendara Tewas Sia-sia di Jalan Manokwari, Kasat Lantas: Kelalaian Manusia
Kondisi tersebut menuntut fungsi lalu lintas, terus melakukan langkah sosialisasi, teguran simpatik hingga penindakan dan proses hukum.
“Kita tidak ingin lebih banyak lagi nyawa melayang sia-sia di jalan umum. Kami hanya sebatas memberikan pengawasan, peneguran sampai penegakkan hukum yang adalah alternatif terakhir,” kata Dirlantas Polda Papua Barat Kombes Pol Raydian Kokrosono, Sabtu (2/11/2023).
Semestinya, kata dia, masyarakat harus meningkatkan disiplin berlalu lintas secara mandiri.
Tidak lagi menunggu operasi dari polisi lalulintas. Ini semata-mata untuk keselamatan pengendara sendiri dan orang lain.
“Masyarakat harus mengutamakan keselamatan di jalan raya sebagai kebutuhan, jangan karena takut polisi,” tegas Kombes Pol. Raydian.
Terhadap jajaran Satuan Lalu Lintas yang terdapat angka kecelakaan yang tinggi, harus melakukan evaluasi terhadap kegiatan dan kerja para personelnya.
Sehingga menjadi barometer dalam pelaksanaan tugas-tugas dilapangan.
“Mereka harus melakukan evaluasi secara masif. Sehingga bertindak selanjutnya lebih tajam,” ujarnya.
Dirlantas Polda Papua Barat Kombes Pol. Raydian Kokrosono berencana untuk koordinasi bersama empat pilar lainnya yakni Dishub, PU, Jasaraharja, dan Bappeda.
Sehingga angka kecelakaan di jalan raya, semakin berkurang.
“Kedepan kita akan pertajam lagi koordinasi antara instansi teknis, Dishub, PU, Jasaraharja, dan Bappeda,” pungkasnya.
(*)