Jumat, 15 Mei 2026

Berita Manokwari

Pabrik Sawit Kembali Beroperasi, PT MPHS Siap Dukung Pembangunan Daerah 

"Kita bersyukur, karena kegiatan pabrik dan kebun sudah bisa kembali beroperasi secara normal," kata Hermawan

Tayang:
zoom-inlihat foto Pabrik Sawit Kembali Beroperasi, PT MPHS Siap Dukung Pembangunan Daerah 
Dok PT MPHS
PABRIK SAWIT-Penampakan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Medco Papua Hijau Selaras di Distrik Sidei Kabupaten Manokwari Papua Barat. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sempat terhenti beberapa waktu, Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Medco Papua Hijau Selaras (MPHS) kembali beroperasi.

Perusahan itu kembali beroperasi sejak, Kamis (21/12/2023) lalu.

General Manager Plantation (GM Kebun) PT MPHS Hermawan Wijaya mengatakan, kegiatan perkebunan dan produksi sempat terhenti beberapa waktu karena adanya perbaikan pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS). 

Baca juga: Ada 11 Perusahaan Kelapa Sawit Aktif di Papua Barat, Begini Data Lengkapnya

Baca juga: Pemprov Papua Barat Target Peremajaan 5.000 Hektare Kelapa Sawit di Kabupaten Manokwari

"Kita bersyukur, karena kegiatan pabrik dan kebun sudah bisa kembali beroperasi secara normal," kata Hermawan saat diwawancarai wartawan di Manokwari, Sabtu (23/12/2023). 

Ia berharap, dengan perbaikan PKS tersebut, kegiatan produksi PT MPHS terus meningkat, dan memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan karyawan dan masyarakat.

"Perusahaan kami juga berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah bersama pemerintah setempat," ujarnya. 

Hermawan juga berharap, dukungan semua pihak agar perusahaan dapat terus beroperasi dan produksi kebun kelapa sawit terus meningkat.

"Selama masa perbaikan, manajemen MPHS tetap memberikan perhatian besar kepada karyawan, anggota koperasi dan masyarakat sekitar perusahaan," ujar Hermawan menambahkan. 

Diketahui, Perusahaan perkebunan kelapa sawit dan PKS milik PT. MPHS berada di atas lahan seluas 20 ribu hektar yang berlokasi di kilometer 90 Distrik Sidei Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved