Penambang Ilegal Serang Warga
BREAKING NEWS - Penambang Ilegal Serang Warga di Manokwari: Dua Tewas, Satu Luka Bacok
Sementara dua korban meninggal dunia baru ditemukan jasadnya di kawasan perkebunan kelapa sawit di Distrik Masni, Minggu (24/12/2023).
Penulis: Hans Arnold Kapisa | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Tambang-Ilegal-309.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan Wasirawi-Wariori Distrik Masni Kabupaten Manokwari Papua Barat kembali menelan korban jiwa.
Informasi yang dihimpun TribunPapuaBarat.Com, tiga warga lokal yang merupakan orang kepercayaan seorang pemilik ulayat berinisial MK menjadi korban dalam serangan sekelompok penambang ilegal.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat (23/12) tersebut, mengakibatkan dua orang tewas dan satu korban mengalami luka bacok di bagian perut.
Baca juga: Hermus Indou Akui Tambang Ilegal di Manokwari Dikuasai Kaum Elite
Baca juga: Hakim Pengadilan Negeri Manokwari Tunda Sidang Sembilan Terdakwa Tambang Ilegal, Ini Penyebabnya
Sumber Tribun menginformasikan, bahwa korban luka bacok berhasil dievakuasi pada hari itu juga (Sabtu, 23/12).
Sementara dua korban meninggal dunia baru ditemukan jasadnya di kawasan perkebunan kelapa sawit di Distrik Masni, Minggu (24/12/2023).
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Masni, Ipda Jajang Sudrajat mengatakan, kasus tersebut sudah ditangani Polresta Manokwari.
"Kasusnya sudah ditangani Polresta Manokwari," ujar Kapolsek Masni merespon upaya konfirmasi Tribun melalui pesan singkat, Senin (25/12/2023) petang.
Hingga berita ini disiarkan, belum ada keterangan resmi dari Polresta Manokwari terkait kronologi dan motif dibalik peristiwa yang menelan korban jiwa warga lokal tersebut.
(*)