Selasa, 9 Juni 2026

Penambang Ilegal Serang Warga

BREAKING NEWS - Penambang Ilegal Serang Warga di Manokwari: Dua Tewas, Satu Luka Bacok

Sementara dua korban meninggal dunia baru ditemukan jasadnya di kawasan perkebunan kelapa sawit di Distrik Masni, Minggu (24/12/2023).

Tayang: | Diperbarui:
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS - Penambang Ilegal Serang Warga di Manokwari: Dua Tewas, Satu Luka Bacok
Istimewa
TAMBANG ILEGAL - Polisi mengevakuasi dua jasad korban dugaan pembunuhan dalam aksi penyerangan terhadap warga lokal oleh sekelompok penambang ilegal di kawasan Wasirawi. 2 Jasad ditemukan di kawasan perkebunan kelapa sawit di Distrik Masni Kabupaten Manokwari, Minggu (24/12) petang. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan Wasirawi-Wariori Distrik Masni Kabupaten Manokwari Papua Barat kembali menelan korban jiwa.

Informasi yang dihimpun TribunPapuaBarat.Com, tiga warga lokal yang merupakan orang kepercayaan seorang pemilik ulayat berinisial MK menjadi korban dalam serangan sekelompok penambang ilegal. 

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (23/12) tersebut, mengakibatkan dua orang tewas dan satu korban mengalami luka bacok di bagian perut.

Baca juga: Hermus Indou Akui Tambang Ilegal di Manokwari Dikuasai Kaum Elite

Baca juga: Hakim Pengadilan Negeri Manokwari Tunda Sidang Sembilan Terdakwa Tambang Ilegal, Ini Penyebabnya

Sumber Tribun menginformasikan, bahwa korban luka bacok berhasil dievakuasi pada hari itu juga (Sabtu, 23/12).

Sementara dua korban meninggal dunia baru ditemukan jasadnya di kawasan perkebunan kelapa sawit di Distrik Masni, Minggu (24/12/2023).

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Masni, Ipda Jajang Sudrajat mengatakan, kasus tersebut sudah ditangani Polresta Manokwari.

"Kasusnya sudah ditangani Polresta Manokwari," ujar Kapolsek Masni merespon upaya konfirmasi Tribun melalui pesan singkat, Senin (25/12/2023) petang. 

Hingga berita ini disiarkan, belum ada keterangan resmi dari Polresta Manokwari terkait kronologi dan motif dibalik peristiwa yang menelan korban jiwa warga lokal tersebut. 

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved