Berita Fakfak
Disdukcapil Fakfak Genjot Perekaman e-KTP Lewat Program Sagu
"Dalam waktu dekat, kami akan melaksanakan perekaman di berbagai sekolah, kampung dan kelurahan," pungkasnya
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Saleh-hindom-2024-1.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Menjelang pemilu 2024, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Fakfak Papua Barat menggenjot perekaman e-KTP melalui Program Sabtu Minggu (Sagu).
Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Dukcapil Fakfak, Saleh Hindom mengatakan, selain hari kerja pihaknya juga membuka pelayanan KTP pada Sabtu dan Minggu.
Pelayanan perekaman e-KTP pada Sabtu dibuka mulai pukul 09.00 sampai 14.00 WIT.
Baca juga: Disamindukcapil Papua Barat Sebut Pelajar jadi Prioritas Perekaman KTP Elektronik di 2024
Baca juga: Ria Come: Belum Ada Komunikasi dengan KPU untuk Terlibat dalam Validasi KTP pada saat Pencoblosan
"Sementara untuk Hari Minggu dilayani mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIT," ungkapnya saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Kamis (18/1/2024).
Ia mengatakan, program sagu bertujuan untuk membantu masyarakat yang tidak bisa mengurus KTP pada hari-hari kerja.
Karena memiliki rutinitas yang tak bisa ditinggalkan.
"Kami juga pastikan, akan tetap melakukan pelayanan perekaman dan pencetakan KTP sampai tanggal 14 Februari dan menjamin blanko KTP tersedia dengan jumlah blanko sebanyak 5.000 blanko," ujarnya.
Menurutnya, masyarakat Fakfak yang saat ini wajib KTP berjumlah 59.540 jiwa.
Sejauh ini pelayanan KTP sudah mencapai 96 persen.
"Artinya memang masih ada sekiranya 4 persen yang harus kamu layani untuk supaya memiliki KTP," tandasnya.
Kemudian dikatakannya pula, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari KPU Fakfak sebanyak 58.346 pemilih.
"Sehingga jumlahnya ini ada selisih 1.194 dari total penduduk yang wajib memiliki KTP," tuturnya.
Untuk itu, menjelang pemilu 2024 pihaknya menggenjot tingkat perekaman e-KTP.
"Dalam waktu dekat, kami akan melaksanakan perekaman di berbagai sekolah, kampung dan kelurahan," pungkasnya.
(*)