Jumat, 17 April 2026

Serda Fredik Hindom Berlinang Air Mata di Lapangan Rindam XVIII/Kasuari

Sang ibu, Mathelda Kainama, setia mendampingi dan terus mengusap punggung Serda Fredik Hindom

Tayang:
zoom-inlihat foto Serda Fredik Hindom Berlinang Air Mata di Lapangan Rindam XVIII/Kasuari
TRIBUNPAPUABARAT.COM/MARVIN RAUBABA
Sersan dua (serda) Fredik Hindom berlinang air mata setelah upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) 105 anggota TNI AD tahun 2023 Kodam XVIII/Kasuari di Lapangan Rindam XVIII/Kasuari, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Senin (29/01/2024). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Fredik Hindom berlinang air mata setelah resmi menyandang pangkat sersan dua (serda).

Meski begitu, pemuda asal Kabupaten Fakfak, Papua Barat, itu tetap lantang mengucap "siap" setiap kali mengawali kalimat saat menjawab pertanyaan.

Ia pun tetap berdiri tegak di bawah terik didampingi ayah dan ibu serta kedua adiknya.

Mata keempat orang itu tampak sembab. Sesekali, mereka terlihat mengusap mata.

Baca juga: Mayjen Ilyas Alamsyah Pimpin Upacara Penutupan Dikmaba TNI AD Kodam XVIII/Kasuari

 

Momen tersebut terjadi segera setelah upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) 105 anggota TNI Angkatan Darat (AD) tahun 2023 Kodam XVIII/Kasuari.

Upacara itu dipimpin oleh Pangdam Mayjen XVIII/Kasuari, Ilyas Alamsyah, di Lapangan Rindam XVIII/Kasuari, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Senin (29/01/2024).

"Saya bangga dan terharu bisa menjadi prajurit," kata Fredik Hindom. Suaranya terdengar bergetar.

Pencapaiannya untuk masuk anggota TNI AD memang melewati jalan panjang.

Tiga kali ia harus mengikuti ujian masuk sekolah calon bintara (secaba) melalui jalur umum atau reguler.

Baca juga: Pimpin Upacara Penutupan Dikmaba, Mayjen Ilyas Alamsyah Tekankan Netralitas TNI di Pemilu 2024

Fredik Hindom gagal dalam dua tes pertamanya.

Istimewanya, ia termasuk satu dari tujuh anak asli Papua yang "resmi" menjadi anggota TNI AD pada hari itu.

Total, ada 105 siswa Dikmaba yang dilantik Pangdam Kasuari menjadi sersan dua.

"Semoga saudara-saudara saya sesama anak Papua mau menjadi anggota TNI sekaligus bisa mengangkat wajah orang tua," kata Fredik Hindom.

Sang ibu, Mathelda Kainama, setia mendampingi dan terus mengusap punggung putranya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved