Kamis, 14 Mei 2026

Berita Papua Barat

Prajurit Kodam XVIII/Kasuari Wajib Pegang Teguh Integritas dan Komitmen Netralitas TNI/Polri

Menurutnya, TNI dituntut untuk mampu bekerja sama dengan seluruh komponen bangsa untuk mewujudkan stabilitas keamanan dan kondusifitas wilayah.

Tayang:
Penulis: Marvin Raubaba | Editor: Libertus Manik Allo
zoom-inlihat foto Prajurit Kodam XVIII/Kasuari Wajib Pegang Teguh Integritas dan Komitmen Netralitas TNI/Polri
Istimewa
Kodam XVIII/Kasuari menggelar apel pasukan kesiapan TNI pada pengamanan Pemilu Tahun 2024, dilapangan Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Kamis (1/2/2024). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kodam XVIII/Kasuari menggelar apel pasukan kesiapan TNI pada pengamanan pemilu2024, di lapangan Makodam, Jl Trikora Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Kamis (1/2/2024).

Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Kasdam, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga mengatakan, gelar pasukan yang dilaksanakan merupakan bentuk pengecekan sejauh mana kesiapan dalam rangka mendukung pengamanan kegiatan pemilu 2024 di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Disebutnya, selain fokus pada aspek personel, apel tersebut juga melibatkan pengecekan kesiapan materil dan alat perlengkapan yang akan digunakan dalam pengamanan pemilu.

Baca juga: Pimpin Upacara Penutupan Dikmaba, Mayjen Ilyas Alamsyah Tekankan Netralitas TNI di Pemilu 2024

Baca juga: Untung Tamsil Tekankan Netralitas Kepala Kampung di Pemilu 2024

"Pentahapan pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif harus dijaga dengan baik, sehingga mencegah konflik yang terjadi," kata Kasdam.

Dengan demikian, kata dia, kelancaran pesta demokrasi rakyat dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Menurutnya, TNI dituntut untuk mampu bekerja sama dengan seluruh komponen bangsa untuk mewujudkan stabilitas keamanan dan kondusifitas wilayah.

"Kita tidak boleh mengesampingkan potensi konflik sekecil apapun, dan harus dapat mengantisipasi agar tidak berkembang menjadi konflik yang besar yang dapat mengancam keutuhan Bangsa,” ucapnya.

Ia berpesan, kepada semua prajurit agar pegang teguh integritas dan komitmen netralitas TNI/Polri untuk tidak berpolitik praktis.

Sebab netralitas TNI tidak bisa ditawar-tawar dan harus menggaungkan terus pemilu damai di kalangan masyarakat.

Sehingga, muncul keinginan untuk menjaga ketertiban dan persaudaraan tumbuh dengan erat.

Lanjut dia, prajurit Kodam XVIII/Kasuari wajib hindari pelanggaran sekecil apapun yang berkaitan dengan pemilu.

Tak hanya itu, prajurit Kodam XVIII/Kasuari harus bertindak secara profesional dan proporsional, serta tingkatkan koordinasi secara optimal.

Agar tercipta sinergitas yang solid.

"Jaga selalu kebugaran fisik dan kesehatan serta sampaikan secara intensif, terus menerus di semua kalangan masyarakat untuk mewujudkan pemilu damai,” pungkasnya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved