Senin, 18 Mei 2026

Puskesmas Ransiki Manokwari Selatan Kekosongan Dokter Gigi

Untuk kekosongan dokter gigi di Puskesmas Ransiki, ia sudah menjalin komunikasi dengan Kandinkes Mansel dr Iwan Butar Butar. 

Tayang:
zoom-inlihat foto Puskesmas Ransiki Manokwari Selatan Kekosongan Dokter Gigi
TribunPapuaBarat.com/Andika Gumenggilung
Kepala Puskesmas Ransiki, Merry Iba, di Puskesmas Ransiki, Manokwari Selatan, Papua Barat. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANSEL - Puskesmas Ransiki, Manokwari Selatan, Papua Barat, mengakui masih mengalami kekosongan dokter gigi

 Kepala Puskesmas Ransiki, Merry Iba, mengatakan dokter gigi bertugas di Puskesmas Ransiki sedang melanjutkan pendidikan di luar daerah. 

"Sekarang kami alami kekosongan dokter gigi, kami hanya ada dua dokter umum," tutur Merry Iba, belum lama ini. 

Untuk kekosongan dokter gigi tersebut, ia sudah menjalin komunikasi dengan Kandinkes Mansel dr Iwan Butar Butar. 

Baca juga: Dinkes Manokwari Selatan Dorong Dua Puskesmas Pembantu Naik Level

Baca juga: Renovasi Puskesmas Ransiki Rampung, Merry Iba: Ini untuk Warga, Jangan Dirusak dan Tolong Dijaga

 

"Saya sudah ketemu dengan Pak Kadis dan mengusulkan terkait kebutuhan akan dokter gigi tersebut. Pak Kadis sampaikan akan mengusulkan terkait satu dokter gigi tersebut," ujarnya. 

Selain kekosongan dokter gigi, Puskesmas Ransiki juga masih membutuhkan sejumlah sarana prasarana pendukung lainnya. 

"Di IGD (Instalasi Gawat Darurat, kami masih membutuhkan alat kesehatan, begitu juga di laboratorium."

Masalah dilaboratorium itu masyarakat sering marah-marah karena kita tidak punya alkes untuk periksa gula darah, jadi cuma periksa malaria. Apakah di Gudang Farmasi yang tidak ada atau bagaimana, saya juga bingung," pungkasnya.(*) 

 


 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved