Berita Mansel

Ini Harapan Pengusaha OAP ke Pemkab Mansel: Harus Diprioritaskan, Bukti Implementasi Otsus

Dijelaskan Inden, dirinya sudah memegang data dari setiap pengusaha OAP yang ada di Mansel.

TribunPapuaBarat.com//Andika Gumenggilung
Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Mansel Joni Inden 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANSEL - Pengusaha Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) berharap adanya perhatian dari Pemkab, untuk lebih mengakomodir pengusaha OAP dalam proyek pekerjaan 2024 ini.

Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Mansel Joni Inden mengatakan, pengusaha OAP harus diprioritaskan sebagai bukti dari sukseskan otonomi khusus (Otsus).

"Karena daerah ini ada dari dan untuk masyarakat," kata Inden, Selasa (27/2/2024).

Baca juga: Minta Pemerintah Selamatkan Pengusaha OAP, MRP: Adanya DOB Kita Orang Papua Harus Kuat

Baca juga: Asisten I Sekda Manokwari Temui Pengusaha Asli Papua: Kami Upayakan Semua Dapat Pekerjaan

Dikatakan Inden, sebagai masyarakat OAP, pihaknya juga ingin hidup mandiri.

"Jadi mohon agar Pemkab Mansel perhatikan pengusaha OAP yang ada di sini," ucapnya.

Dijelaskan Inden, dirinya sudah memegang data dari setiap pengusaha OAP yang ada di Mansel.

"Data pengusaha OAP di enam distrik sudah ada di saya, jadi mungkin dari Pemkab untuk pekerjaan-pekerjaan bisa serahkan ke saya biar nanti kita di enam distrik ini yang bicarakan," ungkapnya.

Ditekankan Inden, pengusaha OAP juga sudah bisa bekerja dengan baik dan bertanggungjawab terkait setiap proyek pekerjaan.

"Memang kalau pelatihan bagi pengusaha OAP belum ada, tapi sudah bisa dikatakan 60 persen sudah bisa bertanggungjawab seperti kewajiban terkait laporan pertanggungjawaban. Jadi harapan kami agar Pemkab Mansel bisa lebih percayakan pekerjaan ke kita," pungkasnya.

(*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved