Selasa, 12 Mei 2026

Menhan Prabowo Subianto Segera Dapat Gelar ''Jenderal Bintang Empat'', Berikut Karier Militernya

Presiden Joko Widodo akan menyematkan pangkat jenderal kehormatan kepada Prabowo Subianto di sela Rapat Pimpinan TNI dan Polri di Markas Besar TNI

Tayang:
zoom-inlihat foto Menhan Prabowo Subianto Segera Dapat Gelar ''Jenderal Bintang Empat'', Berikut Karier Militernya
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, mengikuti rapat di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). Ia dikabarkan segera dianugerahi pangkat jenderal kehormatan dari Presiden Joko Widodo. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dikabarkan segera mendapat pangkat jenderal penuh alias bintang empat.

Pangkat terakhir Prabowo Subianto sepanjang kariernya di TNI adalah letnan jenderal (letjen) atau jenderal bintang tiga.

Rencananya, Presiden Joko Widodo menyematkan pangkat jenderal kehormatan kepada Prabowo di sela Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (28/2/2024).

Juru Bicara Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan penyematan pangkat jenderal penuh itu berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) yang lebih dulu diusulkan oleh Markas Besar TNI.

"Pemberian (pangkat) jenderal penuh kepada Pak Prabowo didasarkan pada dedikasi dan kontribusi Pak Prabowo selama ini di dunia militer dan pertahanan," ujarnya, Selasa (27/2/2024).

Baca juga: Prabowo Subianto Urutan Teratas Survei Capres 2024 Pilihan Milenial, Pengamat: Dinilai Fokus Bekerja

 

Selain itu, ujar Dahnil Anzar Simanjuntak, penyematan pangkat kehormatan tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.

Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid, khawatir rencana pemberian pangkat jenderal kehormatan kepada Prabowo Subianto disalahartikan.

Terutama, akan dianggap sebagai upaya menutupi kontroversi dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang selama ini membelit Prabowo.

"Jangan sampai pemberian pangkat kehormatan ini akan dipandang sebagai impunitas dan upaya 'mencuci' kontroversi masa lalu karier militer Prabowo," katanya.

Profil Prabowo Subianto

Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto Djojohadikusumo

Tempat Lahir: Jakarta

Tanggal Lahir: 17 Oktober 1951

Baca juga: Untung Tamsil Nilai Prabowo Subianto Sosok Pemimpin Berjiwa Besar

Riwayat Pendidikan Militer:

AKABRI Magelang

Sekolah Staf Dan Komando TNI-AD

Kursus/ Pelatihan Militer:

Kursus Dasar Kecabangan Infanteri (1974)

Kursus Para Komando (1975)

Jump Master (1977)

Kursus Perwira Penyelidik (1977)

Free Fall (1981)

Counter Terorist Course Gsg-9 Germany (1981)

Special Forces Officer Course, Ft. Benning U.S.A. (1981)

Baca juga: Prabowo Subianto Ingatkan TNI AD : Nasib Bangsa di Tangan Kalian!

Karier  Militer

Sebelum diberhentikan pada 1998, Prabowo Subianto mengukir karier yang moncer di TNI.

Kompas.id menulis, lulusan Akademi Militer tahun 1974 ini pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di TNI.

Pada 1985, ia menjadi wakil komandan Batalion Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad.

Dua tahun berselang, Prabowo Subianto dipromosikan menjadi Komandan Batalion Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad. Saat itu, ai berpangkat mayor.

Lalu, Prabowo Subianto menjadi Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang I/Kostrad

Saat berpangkat letnan kolonel, ia menjadi Komandan Group-3/Pusat Pendidikan Pasukan Khusu.

Pada 1994, Prabowo menjadi Wakil Komandan Kopassus dan pangkat kolonel.

Baca juga: Tak Biasa, Prabowo Temui Jokowi di Istana Lewat Pintu Tamu VVIP, Isu Reshuffle Kabinet Makin Menguat

Setahun berselang, ia naik pangkat menjadi brigadir jenderal dan menjabat sebagai komandan Kopassus.

Prabowo tidak membutuhkan waktu lama untuk kemudian naik pangkat dengan menyandang dua bintang di pundaknya atau mayor jenderal.

Pada 1996 Prabowo Subianto pun naik jabatan menjadi Komandan Jenderal Kopassus.

Prabowo Subianto (kiri) saat masih menjabat Danjen Kopassus bertemu Hun Sen (kanan) yang kini menjadi Perdana Menteri Kamboja.
Prabowo Subianto (kiri) saat masih menjabat Danjen Kopassus bertemu Hun Sen (kanan) yang kini menjadi Perdana Menteri Kamboja. ((Dokumen pribadi Prabowo Subianto))

Pada Maret 1998, Prabowo Subianto naik pangkat menjadi letnan jenderal dan dipromosikan menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Setelah kerusuhan Mei 1998 dan lengsernya presiden Soeharto, Prabowo dimutasi menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI di Bandung.

Pada 24 Agustus 1998, Prabowo Subianto diberhentikan/pensiun dini dari institusi TNI berdasarkan pengumuman oleh Panglima Angkatan Bersenjata RI (ABRI) kala itu, Jenderal Wiranto.

Dewan Kehormatan Perwira (DKP) mempertimbangkan kasus penculikan aktivis pro-demokrasi pada masa reformasi sebagai alasan untuk memberhentikan Prabowo dari TNI.

Riwayat Jabatan Militer Prabowo Subianto :

Komandan Peleton Grup Komando-1 Kopassandha (1976)

Komandan Kompi Komando Grup-1 Kopassandha (1977)

Wakil Komandan Detasemen-81 Kopassus (1983-1985)

Wakil Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara Kostrad (1985-1987)

Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad (1987-1991)

Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang I/Kostrad (1991-1993)

Komandan Grup-3/pusat pelatihan Pasukan Khusus (1993-1995)

Wakil Komandan Komando Pasukan Khusus (1994)

Komandan Komando Pasukan Khusus (1995-1996)

Panglima Komando Pasukan Khusus (1996-1998)

Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (1998)

Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (1998)

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Prabowo Subianto, Eks Danjen Kopassus yang Dapat Kenaikan Pangkat Jenderal Bintang 4 dari Jokowi

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved