Berita Manokwari
Pemkab Manokwari Siapkan Usulan Normalisasi Kali Wariori
curah hujan tinggi membuat Kali Wariori meluap ke lahan pertanian hingga merendam perumahan warga.
Penulis: Kresensia Kurniawati Mala Pasa | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Hermus-Indou-307.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Curah hujan tinggi di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, beberapa hari terakhir mengakibatkan Kali Wariori, Distrik Wasirawi meluap.
Hal ini diakui Bupati Manokwari Hermus Indou saat diwawancarai, pada Senin (11/3/2024). Sehari sebelumnya, yakni Minggu (10/3/20204), ia mengaku telah meninjau sendiri kondisi Kali Wariori.
Hermus Indou mengatakan, curah hujan tinggi membuat Kali Wariori meluap ke lahan pertanian hingga merendam perumahan warga.
Baca juga: Yacob Fonataba: Jembatan Kali Kasi Sudah Bisa Dilalui, Tapi Mesti Hati-hati
Baca juga: Begini Penanganan Sementara Jalan Jembatan Kali Kasi Manokwari
Oleh sebab itu, ucapnya, membendung luapan air merupakan langkah yang diambil Pemda Manokwari untuk penanganan sementara Kali Wariori.
“Hari ini mobilisasi alat ke Kali Wariori untuk penanganan sementara, yakni membendung daerah-daerah yang krusial yaitu daerah yang dilalui luapan air,” jelas Hermus Indou.
Pekerjaan membendung Kali Wariori tersebut, diakuinya telah dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Manokwari, Dinas PUPR Provinsi Papua Barat, dan Balai Wilayah Sungai Papua Barat.
Ia mengungkapkan, Pemda Manokwari juga tengah menyiapkan usulan penanganan permanen berupa normalisasi Kali Wariori dan kali lainnya di Dataran Warpramasi (Warmare, Prafi, Masni, Sidey).
Menurut dia, kali di Dataran Warpramasi berpotensi meluap dan menyebabkan banjir tidak hanya dipengaruhi faktor alam yakni curah hujan tinggi. Tetapi juga dipengaruhi aktivitas penambangan liar di hulu kali.
“Kita tahu sangat berpotensi buruk untuk mengancam pemukiman warga dan lahan produksi pertanian dan perkebunan,” pungkas Bupati Manokwari Hermus Indou.
(*)