Bantaran Kali Wosi Kerap Banjir, Ini Solusi yang Ditawarkan Bupati Manokwari
Hermus Indou menyebut sistem drainase di Kabupaten Manokwari masih berskala sekunder atau berkapasitas kecil.
Penulis: Kresensia Kurniawati Mala Pasa | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Bupati-Manokwari-Hermus-Indoudiwawancarai-di-Manokwari-Selasa-1932024.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Perumahan di bantaran Kali Wosi Manokwari, Papua Barat, kerap banjir saat curah hujan tinggi seperti pada Senin (18/3/2024) malam.
Menanggapi itu, Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan pemerintah daerah segera melakukan penanganan banjir di daerah rawan.
"Kami coba untuk segera tangani terutama titik-titik yang rendah yang memberikan ruang untuk air meluap ke permukiman warga," kata Hermus Indou diwawancarai di Manokwari, Selasa (19/3/2024).
Ia mengaku, Pemda Manokwari sudah secara berkala melakukan penanganan Kali Wosi.
Pada tahun ini, ucapnya, tidak ada alokasi anggaran untuk penanganan Kali Wosi.
Baca juga: Bekas Galian Tambang Ilegal Dibiarkan Menganga, Johnny Isir Ingatkan Soal Awal Banjir Bandang Wasior
Anggaran daerah banyak tercurah untuk agenda nasional Pemilu 2024 dan pembebasan lahan proyek infrastruktur strategis nasional di Manokwari.
Menurut dia, saat ini ada dua titik lokasi di bantaran Kali Wosi yang menjadi fokus penanganan, yakni di kawasan perkembangan Tanimbar dan Maduraja.
"Nanti dua titik ini dulu yang kita coba untuk tingkatkan kapasitas dari taluk kita yang sudah kita bangun," ujar Hermus Indou.
Untuk tujuan jangka panjang, ucapnya, pemerintah daerah akan berupaya memperbaiki sistem drainase atau pembuangan air di Kabupaten Manokwari.
Ia menyebut sistem drainase di Manokwari masih berskala sekunder atau berkapasitas kecil.
Baca juga: Banjir Rendam 2 Kampung di Distrik Tebuni di Teluk Bintuni, 115 Keluarga Terdampak
Sementara sistem drainase berskala besar atau induk belum dimiliki Kabupaten Manokwari.
Tak ayal, jika curah hujan tinggi di Kabupaten Manokwari, saluran drainase tidak cukup kuat menampung debit air yang cukup besar.
"Kita lihat di jalan protokol dari sekitar Jalan Drs. Esau Sesa sampai ke Maruni itu kapasitas drainase kita masih seperti jalan lingkungan," ujar Hermus Indou.
"Kami berharap provinsi dan kabupaten untuk merencanakan kota ini bersama-sama," katanya.
| 541 CPNS dan PPPK Pemkab Manokwari Terima SK dari Bupati Hermus Indou |
|
|---|
| Bupati Hermus Indou Tegaskan Renstra 2025-2029 Jadi Pedoman Pembangunan Manokwari |
|
|---|
| Sarana Pendidikan Minim, Kepala SMPN 27 Manokwari Minta Perhatian Pemda Lewat DPRK |
|
|---|
| Komisi IV DPRK Manokwari Cek Pengadaan Meubelair Sekolah terkait LKPJ Bupati 2025 |
|
|---|
| Wabup Isak Waryensi Tinjau Drainase Tersumbat di Jalan Lingkar Simora Kaimana |
|
|---|