Gempa di Manokwari
Mansel Diguncang Gempa 6,1 Magnitude, Warga Berhamburan Keluar Rumah, Tak Borpetensi Tsunami
"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ucapnya.
Penulis: Andika Gumenggilung | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Bmkg-312.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANSEL - Manokwari Selatan (Mansel) diguncang gempa dengan kekuatan 6,1 magnitude, Selasa (9/4/2024) sekira pukul 09:02 WIT.
Kemudian, Gempa susulan kembali terjadi pada 9:16 WIT, dengan kekuatan 3,6 magnitude dengan lokasi titik gempa berada di 35 km tenggara Ransiki dengan kedalaman 11 km.
Dari pantauan Tribubpapuabarat.com, warga Distrik Ransiki langsung berhamburan keluar rumah, karena gempa yang memang dirasakan cukup lama.
Baca juga: Stasiun Geofisika Jayapura Catat Tanah Papua Alami 4.674 Gempa Bumi Sepanjang 2023
Baca juga: Gempa Bumi Guncang Manokwari, Sejumlah Orang Berlarian Keluar dari Hotel
Dari laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Mansel, gempa tersebut berada di 42 km tenggara Ransiki, dengan kedalaman 10 km.
Pengamat Meteo dan Geofisika Muda Kantor Klimatologi Mansdl Wendel Jan Pattipeilohy nengatakan, dari analisis BMKG pusat, gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktifitas sesar Sorong - Yapen.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser," tuturnya, melalui pesan singkat WhatsApp, mengutip Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, Selasa (9/4/2024).
Dikatakannya, dari pemodelan yang dilakukan, gempa bumi ini tidak berpotenai tsunami.
"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ucapnya.
"Masyarakat dihimbau agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," terangnya.