Berita Mansel
Warga Distrik Momiwaren Dihantui Banjir, Arnold Ainusi: Susah Tidur
Ainusi berharap, ada perhatian dari Pemkab Mansek untuk mengatasi persoalan banjir yang menghantui Distrik Momiwaren.
Penulis: Andika Gumenggilung | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/AK971.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANSEL - Beberapa waktu belakangan ini, warga Distrik Momiwaren, Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) Provinsi Papua Barat dibuat dihantui bencana banjir.
Arnold Ainusi, salah satu masyarakat Distrik Momiwaren mengatakan, masyarakat sampai susah untuk tidur akibat rasa takut apabila sewaktu-waktu banjir.
"Karena pagi sampai siang biasanya panas, tapi kalau sore langit sudah mulai gelap, kita sudah takut susah untuk tidur," tuturnya, saat bersua Skeda Mansel, Senin (27/5/2024).
Baca juga: Dinas Sosial Manokwari Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir Distrik Masni
Baca juga: Warga Distrik Tomage dan Babinsa Kodim 1803/Fakfak Bersihkan Saluran Air, Antisipasi Banjir
Dikatakan Ainusi, warga sudah sangat merasakan kerugian akibat bencana banjir ini.
"Ada hewan ternak jadi korban, kemudian banyak rumah warga juga rusak. Kalau langit sudah gelap, masyarakat pasti sudah panik dan langsung mengungsi," ujarnya.
Ainusi berharap, ada perhatian dari Pemkab Mansek untuk mengatasi persoalan banjir yang menghantui Distrik Momiwaren.
"Harus ada alat berat yang digerakan, kemudian harus dibuat bronjong agar mencegah banjir masuk ke pemukiman warga," tukasnya.
(*)