Soal Sampah di Pantai Pasir Putih Manokwari: Pagi Sapu, Sore Hari Kotor Lagi
"Pantai Pasir Putih merupakan destinasi yang indah di kota Manokwari yang sangat perlu kita jaga demi nama Kabupaten Manokwari," ujarnya.
Penulis: Fransiskus Irianto Tiwan | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Elis-Kurni-pengunjung-Pantai-Pasir-Putih-Kabupaten-Manokwari.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Fransiskus Irianto Tiwan
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pengunjung Pantai Pasir Putih, Kabupaten Manokwari, prihatin terhadap kondisi pantai itu yang dipenuhi sampah.
Ia berharap pantai dibersihkan dan sampah-sampah dikumpulkan di satu tempat.
"Kiranya di Pantai Pasir Putih ini bisa disediakan kontainer sampah agar sampah-sampah yang beserakan di pinggir pantai bisa dibuangkan," kata pengunjung bernama Elis Kurni, Rabu (12/04/2024).
Ia mengimbau agar melihat kondisi di pantai Pasir Putih agar lokasi wisata itu bisa ditata dan dikelola secara baik.
Baca juga: Intip Keindahan Pantai Wayob di Fakfak Papua Barat, Pasir Putih hingga Spot Diving
"Pantai Pasir Putih merupakan destinasi yang indah di kota Manokwari yang sangat perlu kita jaga demi nama Kabupaten Manokwari," ujarnya.
Berdasarkan pantauan Tribun, Pantai Wisata Pasir Putih mulai ramai menjelang long weekend.
Itu karena libur Sabtu dan Minggu disambung dengan libur Idul Adha pada Senin (17/06/2024).
Tampak banyak anak-anak sampai orang tua juga datang dan menikmati suasana pantai.
Elis Kurni mengatakan air sangat tenang di Pasir Putih sehingga aman untuk berenang atau menyelam.
Menurutnya, lokasi wisata ini mudah dijangkau dari kota Manokwari, sekira kurang dari 10 menit memakai kendaraan.
Baca juga: Bupati Manokwari Serahkan 2 Motor Viar Bagi Pokdarwis Pantai Pasir Putih
Petugas Kerepotan
Petugas kebersihan, Matius kairowa (64), juga mengeluhkan banyaknya sampah di Pantai Pasir Putih, Jumat (14/06/2024).
Ia mengatakan cukup kerepotan membersihkan Pantai Pasir Putih.
| Semarak Hardiknas, Pemuda Fakfak Gagas Rumah Baca Siboban |
|
|---|
| 3 Sorotan Tajam PGRI Fakfak di Hardiknas: Dari Digitalisasi hingga Nasib Guru |
|
|---|
| Dari Guru Pedalaman ke Legislator, Roy Masyewi Terus Suarakan Pendidikan di Papua |
|
|---|
| Semangat Hardiknas, DPRK Teluk Bintuni Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Kolaborasi Daerah |
|
|---|
| Klarifikasi PT Layar Nusantara Gas: 28 Pekerja di Tofoi Bukan Bagian Proyek Kami |
|
|---|