Proyek Pelabuhan Kwawi Manokwari Diduga Mangkrak, Gad Rumfabe: Harus Tuntas
"Sebagai kepala suku Doreri saya juga bertanya, kenapa kegiatan pembangunan Pelabuhan Kwawi itu belum dilanjutkan?" kata Gad Rumfabe
Penulis: Hans Arnold Kapisa | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Penampakan-terkini-proyek-konstruksi-Pelabuhan-Kwawi-Manokwari.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Suku Doreri, Papua Barat, Gad Hendrik Rumfabe, mempertanyakan kelanjutan pekerjaan proyek Pelabuhan Kwawi di Kabupaten Manokwari.
Dikatakan Gad Rumfabe setelah mengamati proyek pelabuhan yang dibangun dalam kawasan pendaratan Zendeling (misionaris) itu tampak sepi dari kegiatan pembangunan.
"Sebagai kepala suku Doreri saya juga bertanya, kenapa kegiatan pembangunan Pelabuhan Kwawi itu belum dilanjutkan?" katanya kepada Tribun, Senin (24/6/2024).
Ia menyebut proyek konstruksi tersebut diketahuinya sebagai kegiatan yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Papua Barat.
Baca juga: Saifuddin: Pelabuhan Tofoi Teluk Bintuni Papua Barat Diprediksi Bertahan Hingga 2054
"Yang saya ketahui, kegiatan dari Dinas Perhubungan Papua Barat. Proyek pelabuhan itu dibangun untuk menunjang mobilitas pengunjung situs religi dari Kwawi ke Pulau Mansinam maupun sebaliknya," kata Gad Rumfabe.
Ia berharap proyek pelabuhan tersebut agar dapat segera dilanjutkan sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum.
"Jangan sampai tidak dilanjutkan, karena sudah terlanjur dibangun menggunakan uang rakyat, maka harus diselesaikan sampai tuntas," ujarnya.
Baca juga: Nurdin Marpaung: Pengembangan Pelabuhan Manokwari Jadi Prioritas Tahun Ini
Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Albert Nakoh, yang dikonfirmasi terkait proyek pelabuhan tersebut belum memberikan respons hingga berita ini ditulis, sekira pukul 17.30 WIT.
Berdasarkan informasi LPSE (layanan pengadaan secara elektronik) Provinsi Papua Barat, nilai Paket Pembangunan Tahap I Pelabuhan Kwawi sebesar Rp 7,8 miliar bersumber dari APBD Papua Barat tahun anggaran 2022.
Pekerjaan konstruksi yang telah selesai ditender itu dikelola langsung oleh satuan kerja (satker) Dinas Perhubungan Papua Barat dengan harga perkiraan sendiri (HPS) senilai Rp 3,7 miliar.
Proyek pelabuhan ini diketahui dikerjakan oleh salah satu CV di Manokwari selaku pemenang tender (berkontrak).
| Bupati Hermus Indou Instruksikan Penataan Kota Manokwari Jelang Pesparawi Nasional |
|
|---|
| Bupati Hermus Indou Lepas 88 Jemaah Calon Haji, Titip Doa untuk Kedamaian Manokwari |
|
|---|
| Bupati Hermus Resmikan Empat Posyandu, Perkuat Akses Kesehatan Warga Manokwari |
|
|---|
| Keamanan Pengunjung Pantai Pasir Putih Terjamin, Pos Wisata Mulai Dibangun |
|
|---|
| Yohanes Lebang Usulkan Transformasi TWA Gunung Meja dengan Skema IAD |
|
|---|