Jumat, 15 Mei 2026

Proyek Pelabuhan Kwawi Manokwari Diduga Mangkrak, Gad Rumfabe: Harus Tuntas

"Sebagai kepala suku Doreri saya juga bertanya, kenapa kegiatan pembangunan Pelabuhan Kwawi itu belum dilanjutkan?" kata Gad Rumfabe

Tayang:
zoom-inlihat foto Proyek Pelabuhan Kwawi Manokwari Diduga Mangkrak, Gad Rumfabe: Harus Tuntas
TribunPapuaBarat.com/Hans Arnold Kapisa
Penampakan terkini proyek konstruksi Pelabuhan Kwawi Manokwari yang dibangun menggunakan APBD Papua Barat tahun anggaran 2022.  

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Suku Doreri, Papua Barat, Gad Hendrik Rumfabe, mempertanyakan kelanjutan pekerjaan proyek Pelabuhan Kwawi di Kabupaten Manokwari.

Dikatakan Gad Rumfabe setelah mengamati proyek pelabuhan yang dibangun dalam kawasan pendaratan Zendeling (misionaris) itu tampak sepi dari kegiatan pembangunan. 

"Sebagai kepala suku Doreri saya juga bertanya, kenapa kegiatan pembangunan Pelabuhan Kwawi itu belum dilanjutkan?" katanya kepada Tribun, Senin (24/6/2024).

Ia menyebut proyek konstruksi tersebut diketahuinya sebagai kegiatan yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Papua Barat.

Baca juga: Saifuddin: Pelabuhan Tofoi Teluk Bintuni Papua Barat Diprediksi Bertahan Hingga 2054

 

"Yang saya ketahui, kegiatan dari Dinas Perhubungan Papua Barat. Proyek pelabuhan itu dibangun untuk menunjang mobilitas pengunjung situs religi dari Kwawi ke Pulau Mansinam maupun sebaliknya," kata Gad Rumfabe.

Ia berharap proyek pelabuhan tersebut agar dapat segera dilanjutkan sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum. 

"Jangan sampai tidak dilanjutkan, karena sudah terlanjur dibangun menggunakan uang rakyat, maka harus diselesaikan sampai tuntas," ujarnya.

Baca juga: Nurdin Marpaung: Pengembangan Pelabuhan Manokwari Jadi Prioritas Tahun Ini

Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Albert Nakoh, yang dikonfirmasi terkait proyek pelabuhan tersebut belum memberikan respons hingga berita ini ditulis, sekira pukul 17.30 WIT.

Berdasarkan informasi LPSE (layanan pengadaan secara elektronik) Provinsi Papua Barat, nilai Paket Pembangunan Tahap I Pelabuhan Kwawi sebesar Rp 7,8 miliar bersumber dari APBD Papua Barat tahun anggaran 2022.

Pekerjaan konstruksi yang telah selesai ditender itu dikelola langsung oleh satuan kerja (satker) Dinas Perhubungan Papua Barat dengan harga perkiraan sendiri (HPS) senilai Rp 3,7 miliar. 

Proyek pelabuhan ini diketahui dikerjakan oleh salah satu CV di Manokwari selaku pemenang tender (berkontrak). 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved