Berita Papua Barat
Dinas Pendidikan Papua Barat Utus Tujuh Pelajar SLB Ikut LKS Nasional 2024
Meskipun begitu, Imam tidak memaparkan lebih lanjut kategori lomba yang dipertandingkan bagi para pelajar SLB tersebut.
Penulis: R Julaini | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Imam3287.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Dinas Pendidikan Papua Barat memastikan tujuh pelajar dari Sekolah Luar Biasa (SLB) akan ikut Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional pada Juli 2024 mendatang.
Kepala Seksi Peserta Didik, Dinas Pendidikan Papua Barat, Imam menyatakan LKS itu rencananya digelar 8 Juli 2024 dan mempertandingkan tujuh cabang lomba.
"Sudah ada undangannya LKS Nasional untuk SLB di Jakarta," sebut Imam, Jumat (28/6/2024).
Baca juga: Mahmud La Biru Beri Apresiasi kepada 5 Murid SD yang Wakili Fakfak ke OSN Tingkat Provinsi
Baca juga: Minim Perhatian Dinas Pendidikan, Orang Tua Peserta OSN SD Tingkat Provinsi Asal Fakfak Kecewa
Pelajar SLB dari Papua Barat akan mengikuti masing-masing satu cabang lomba yang dipertandingkan.
Meskipun begitu, Imam tidak memaparkan lebih lanjut kategori lomba yang dipertandingkan bagi para pelajar SLB tersebut.
Sementara itu, Papua Barat juga akan mengutus sembilan pelajar untuk Olimpiade Siswa Nasional (OSN) untuk mengikuti sembilan kategori.
Sembilan kategori dalam OSN yang diikuti mencakup sejumlah pelajaran sains seperti biologi, kimia, fisika, TIK dan lainnya.
OSN itu diperkirakan akan dilombakan pada Agustus 2024.
Khusus untuk OSN, Imam mengaku pihaknya telah mengimbau kepada sekolah agar ada bimbingan kepada pelajar yang akan ikut OSN.
"Karena kami tidak mempunyai dana pembinaan dipusatkan di provinsi, akhirnya kami himbau ke sekolah saja untuk dilatih dan dimotivasi para pelajar itu," aku Imam.
OSN sebelumnya digelar pada 6-8 Mei 2024 lalu.
"Hasilnya, mereka yang juara yang ikut perlombaan tingkat nasional," tegasnya.
Sembilan pelajar yang ikut OSN dipastikan berasal dari SMA Negeri I Manokwari (lima orang), SMA Negeri II Manokwari, SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara, MAN Fakfak dan SMA Negeri I Kaimana masing-masing satu orang.
(*)