Jumat, 1 Mei 2026

YPMAK Penuhi Dua Tuntutan Aliansi Pemuda Kamoro Soal Beasiswa

Kadiv Program Pendidikan YPMAK, Feri Magai Uamang, mengatakan pembina dan pengurus YPMAK telah membahas semua tuntutan Aliansi Pemuda Kamoro.

Tayang:
zoom-inlihat foto YPMAK Penuhi Dua Tuntutan Aliansi Pemuda Kamoro Soal Beasiswa
Tribun-Papua.com
Kadiv Program Pendidikan YPMAK, Feri Magai Uamang, bersama pengurus dan koordinator aksi Aliansi Pemuda Amungsa, Senin (1/7/2024) malam. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Divisi Pendidikan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) menerima aspirasi Aliansi Pemuda Kamoro.

Ada lima poin utama yang disampaikan Aliansi Pemuda Kamoro ketika unjuk rasa di kantor YPMAK pada Juni lalu.

Dari lima tuntutan tersebut, pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) memenuhi dua permintaan.

Kadiv Program Pendidikan YPMAK, Feri Magai Uamang, mengatakan pembina dan pengurus YPMAK telah membahas semua tuntutan Aliansi Pemuda Kamoro.

"Dua poin diakomodasi yakni, seleksi calon beasiswa secara tranparan dan bermitra dengan universitas negeri di Indonesia," kata di Hotel Horison Ultima, Kabupaten Timika, Papua Tengah, Senin (1/7/2024).

Baca juga: Sembari Tunggu Hasil Seleksi Calon Pengurus, YPMAK Buka Lowongan untuk Konsultan Pelatihan

 

Sejauh ini, ucapnya, YPMAK telah bermitra dengan beberapa universitas negeri di Indonesia antara lain Unsrat Manado, Universitas Negeri Malang, dan Sekolah Kedinasan di Jakarta.

"Kami berkomitmen akan menjalin kerja sama dengan sekolah kedinasan yang lain di Indonesia . Yang terdekat di Makassar yaitu Universitas Hasanuddin," ujar Feri Magai Uamang.

Ia menyatakan YPMAK sedang berkomunikasi dengan Pemda Mimika untuk sekolah kedinasan IPDN.

Soal perekrutan calon mahasiswa secara transparan, sebelumnya, YPMAK memang tidak membuat seleksi terbuka karena kuota terbatas.

"Tahun 2024, seleksi telah dilakukan secara terbuka dan menerima berkas dari hampir 500 calon peserta beasiswa," katanya.

Baca juga: Konsultan Ungkap 14 Aspek Penilaian dalam Seleksi Pengurus YPMAK

YPMAK membentuk tim seleksi dari beberapa perguruan tinggi, termasuk universitas di Papua.

Antara lain Universitas Papua (UNIPA) di Manokwari dan Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) di Mimika.

"Tuntutan penambahan kuota terjawab, tapi jumlahnya tidak disebutkan karena masih tahapan seleksi serta disesuaikan dengan anggaran," ujar Feri Magai Uamang.

Peserta beasiswa, ucapnya, mengikuti prosedur YPMAK, termasuk menandatangani surat kesepakatan studi lima tahun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved