Minggu, 3 Mei 2026

Berita Fakfak

Umat Katolik di Fakfak Khidmat Ikuti Misa Agung bersama Paus Fransiskus secara Virtual 

Karena itu kunjungan ini kental dengan semangat toleransi, persatuan, dan perdamaian bagi dunia

Tayang:
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Libertus Manik Allo
zoom-inlihat foto Umat Katolik di Fakfak Khidmat Ikuti Misa Agung bersama Paus Fransiskus secara Virtual 
TribunPapuaBarat.com//Aldi Bimantara
Potret umat Katolik di Kabupaten Fakfak Papua Barat yang mengikuti misa agung yang dipimpin langsung Paus Fransiskus dari Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Kamis (5/9/2024). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Umat Katolik di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat terpantau penuh khidmat mengikuti misa agung bersama Paus Fransiskus secara virtual. 

Sebagaimana pantauan TribunPapuaBarat.com Kamis (5/9/2024) di pelataran Gereja Katolik Paroki Santo Yosep Fakfak dipenuhi oleh Umat Katolik yang belum berkesempatan mengikuti misa agung secara langsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. 

"Berhubungan dengan kunjungan Bapak Sri Paus Fransiskus ke Indonesia, maka salah satu agendanya ialah misa dan kami mendapatkan imbauan dari panitia untuk seluruh Keuskupan untuk mengikuti misa secara virtual," sebut anggota Komsos Gereja Katolik Paroki Santo Yosep Fakfak, Ronald Josef Letsoin kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak.

Baca juga: Dua Hari Lagi, Paus Fransiskus Ada di Indonesia, Berikut Agenda Perjalanan Apostoliknya

Baca juga: Paus Fransiskus Akan ke Empat Negara Asia Pasifik, Hari Pertama di Indonesia

Ronald Josef Letsoin mengatakan, imbauan tersebut juga untuk paroki dan stasi dari seluruh Keuskupan di Indonesia. 

"Umat memang semua mengikuti misa melalui streaming, kemudian untuk sakramen komuni itu umat diberikan komuni sesuai apa yang dianjurkan oleh panitia, di mana komuninya sudha diberkati," tandasnya. 

Diperkirakan pihaknya, ada sekiranya 150 orang yang mengikuti misa melalui virtual bersama Paus Fransiskus

"Kedatangan Paus ke Indonesia tentu bagi umat Katolik sangatlah bergembira karena seperti anak dikunjungi ayahnya untuk melukiskan betapa pentingnya kunjungan ini dalam konteks iman," sebutnya. 

Dikatakannya pula, Paus merupakan pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia. 

"Ini seperti kunjungan gembala pada dombanya atau Paus kepada umatnya dan kehadirannya di tengah umatnya tentu yang pertama-tama untuk menyapa, memberikan kebahagiaan, meneguhkan iman, memperkuat semangat merasul dan melayani," jelasnya. 

Selain itu Paus juga merupakan Kepala Negara Tahta Suci Vatikan, maka tujuannya mengokohkan hubungan diplomatik kedua negara. 

"Karena itu kunjungan ini kental dengan semangat toleransi, persatuan, dan perdamaian bagi dunia, serta kunjungan apostolik ini menjadi promosi semangat perdamaian dunia," bebernya.

(*) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved