Wisata Papua Barat Daya
Ini Aturan Menyelam di Raja Ampat, Berbahaya jika Melanggar
Pengunjung yang ingin menikmati keindahan laut di wisata Raja Ampat Papua Barat Daya, harus mentaati aturan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Telaga-Bintang-Raja-Ampat.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Pengunjung yang ingin menikmati keindahan laut di wisata Raja Ampat Papua Barat Daya, harus mentaati aturan.
Alam laut Raja Ampat tersohor sebagai wisata bahari, yang keindahan dan kekayaan hayatinya meraih penghargaan bergengsi tingkat dunia yakni Blue Park, di Lisbon, Portugal.
Penghargaan Blue Park dari Marine Conservation Institute kepada Raja Ampat, lantaran wilayah ini memiliki kumpulan satwa liar laut yang luar biasa.
Menurut Reef Life Survey, Raja Ampat adalah pusat global keanekaragaman hayati laut dengan salah satu populasi ikan tropis terluas di dunia yang tercatat.
Sekitar 1500 spesies ikan di Raja Ampat dapat ditemukan di perairan sekitar pulau-pulau di sini, lebih banyak daripada tempat lain di dunia termasuk 23 spesies ikan yang endemik, termasuk spesies hiu berjalan, flasher wrasse, damselfish, ikan goby karang, ikan kardinal dan dottyback.
Termasuk Pari Manta, Raja Ampat menjadi rumah bagi spesies bernama latin Manta Birostris ini.
Baca juga: Berapa Harga Tiket ke Raja Ampat dari Jakarta? Berikut Ulasannya
Sehingga, untuk melengkapi pengalaman tak terlupakan di Raja Ampat, jangan lewatkan kesempatan untuk melihat keindahan alam bawah lautnya secara langsung.
Namun, bagi Anda yang akan melakukan aktivitas diving di Raja Ampat, ada sejumlah peraturan yang wajib dipatuhi.
1. Perhatikan Arus
Raja Ampat dan khususnya areal Selat Dampier adalah perairan sempit yang terletak di antara Samudra Pasifik dan Hindia, dimana volume air yang sangat besar bergerak melalui ruang sempit dalam setiap pasang-surutnya sehingga menghasilkan arus yang sangat kuat.
Raja Ampat dikenal karena arusnya yang kuat (termasuk arus bawah atau down currents) terutama disekitar waktu ketika bulan purnama dan bulan baru.
Karena itu, sangatlah penting untuk merencanakan waktu penyelaman atau snorkelingdengan mempertimbangkan kondisi laut, agar setiap orang dapat mengantisipasi kondisi arus dengan baik dan tetap aman sepanjang kegiatan.
Apalagi, tidak semua lokasi menyelam cocok untuk semua penyelam.
Dikutip dari situs Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Raja Ampat, beberapa spot menyelam di Raja Ampat hanya cocok untuk penyelam yang telah berpengalaman.
Sehingga jika Anda tahu bahwa secara fisik Anda tidak memungkinkan untuk menyelam di arus yang kuat di beberapa spot Raja Ampat, maka jangan lakukan kegiatan tersebut!
Baca juga: Keunikan Wisata Raja Ampat di Papua Barat, Surga bagi Pecinta Alam
| Wisata Raja Ampat: Cocok untuk Penikmat Keindahan Alam Bawah Laut |
|
|---|
| Pesona Kali Biru di Raja Ampat, Bak 'Surga' di Pedalaman Hutan Papua |
|
|---|
| Pesona Terindah Kepulauan Raja Ampat, Rekomendasi Wisata di Papua Barat Daya |
|
|---|
| Indahnya Pulau Rufas di Raja Ampat, Jadi Surga para Petualang |
|
|---|
| Daftar Pulau untuk Menyelam di Raja Ampat, Simak Keindahannya |
|
|---|